Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ternyata, Ada Miliarder Yang Siap Mewariskan Uang Puluhan Triliun Kepada Anaknya.
Dream – Lebih dari seperempat miliarder di penjuru dunia diprediksi akan mewariskan harta sebesar US$2,1 miliar (Rp27,41 triliun) kepada anak-anaknya. Harta ini baru akan diberikan dua dekade ke depan.
Warisan ini tercatat sebagai transfer kekayaan terbesar di sepanjang sejarah.
Dilansir dari CNBC, Senin 17 Oktober 2016, UBS dan PwC merilis laporan “ Billionare Insight”. Laporan tersebut menganalisis 1.397 miliarder dari 2.000 miliarder top dunia. Mereka menyebut 460 orang dari mereka berencana untuk mewariskan kekayaan dengan jumlah yang fantastis kepada anak-anaknya.
Para orang super tajir itu mayoritas berusia 70 tahun ke atas dan kekayaannya 40 persen melebihi kekayaan miliarder.
Head of Private Wealth Management UBS, John Mathews, mengatakan 85 persen miliarder di Asia adalah miliarder generasi pertama. Mereka mewariskan hartanya pertama kali untuk anak mereka. Pergantian kekayaan di generasi berikutnya berdampak pada perekonomian konsumen serta lonjakan bisnis dan filantropi.
“ Keluarga mereka punya pilihan: harta tersebut akan diturunkan kepada generasi berikutnya atau ada strategi atau struktur lain untuk penempatan dana?” kata Mathews.
Bagi para milenial, warisan lebih dari Rp20 triliun ini akan mendorong filantropi dan lembaga investasi berbasis nilai, terutama bagi mereka yang berprinsip melakukan hal yang baik dengan hal yang baik pula.
“ Mereka melihat kesuksesan bisnis adalah cara untuk mensukseskan masyarakat. Mereka juga menempatkan dana mereka untuk donasi,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya