Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Prosesi Pemakaman Ipda Dodon Kusdianto (Liputan6.com)
Dream - Anggota PJR Ditlantas Polda Jabar, Ipda Dodon Kusdianto, menjadi korban penembakan orang tak dikenal di KM 224 Tol Pejagan Cirebon Jumat pekan lalu. Saat itu, Dodon tengah menjalankan tugas patroli di jalan tol.
Dodon sempat dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati akibat luka tembak di rahan dan dada. Sayangnya, nyawa Dodon tidak bisa terselamatkan.
" Anak saya sempat ditangani di RS Plumbon kemudian dirujuk ke RS Kramat Jati karena lukanya cukup parah," ujar ayah Dodon, SM Kardila, di rumah duka di Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Cirebon, Jawa Barat, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 29 Agustus 2018.
Sejumlah pejabat Polri datang melayat ke rumah duka pada Selasa kemarin. Mereka juga turut mengantarkan jenazah Dodon ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Kardila mengatakan mendapat kabar anaknya meninggal dari sang menantu, Riri. Dia sempat tidak percaya Dodon sudah tidak ada.
Sebab, kata Kardila, anaknya sempat berbicara dengannya. Kala itu, Dodon masih dirawat di RS Plumbon. " Itu sebelum Kapolda datang," ucap Kardila.
Dream - Selanjutnya, Dodon mengatakan istrinya, Mienturmini, mengalami pertanda kuat sesuatu yang buruk akan terjadi. Menurut dia, Dodon sempat hadir dalam mimpi istrinya.
Kepada Kardila, Mienturmini mengaku bermimpi menggelar hajatan. Tetapi, dia tidak tahu apa maksud dari mimpi tersebut.
" Iya, mimpi hajatan," ucap Kardila.
Kematian anaknya tentu membuat Kardila merasa sedih. Dia mengaku sering mengingatkan anaknya untuk tidak menyimpan senjata api di tempat yang sulit dijangkau.
" Saat kejadian, saya dapat informasi jika senjatanya disimpan di mobil dan setelah merasa sakit baru dia mengambil senjatanya," ucap Kardila.
Dream - Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, mengatakan kasus penembakan di Tol Pejagan terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sudah ada dua anggota PJR jadi korban penembakan.
Dua polisi tersebut yaitu Ipda Dodon dan Ipda Widi Harjan. Keduanya mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat.
" Kenaikan pangkat dari Aiptu menjadi Ipda dilakukan berdasarkan keputusan dari Kapolri," kata Suhermanto.
Terkait kondisi Ipda Widi, Suhermanto menjelaskan dua peluru yang bersarang di tubuhnya telah diangkat. Saat ini kondisi Widi sudah membaik.
" Hanya saja masih menjalani proses pemulihan sehingga belum diizinkan untuk pulang," kata Suhermanto.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Panji Prayitno)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya