Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Skeleton Coast, Namibia
Dream - Saat berwisata ke pantai umumnya orang akan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti berenang, bermain pasir atau berjemur. Namun tidak di pantai yang satu ini.
Di pantai yang berada di Namibia ini Anda justru akan menjumpai hal yang agak mengerikan, yakni ratusan tengkorak dan tulang-belulang yang berserakan di sepanjang pantai.
Pantai misterius ini terletak di ujung gurun Namibia dan dinamakan Skeleton Coast. Sesuai dengan kondisinya yang penuh rangka manusia dan hewan.
Dilansir dari CNN Travel, reputasi keseraman dan kemisteriusan Skeleton Coast sudah dikenal para penjelajah Portugis dan masyarakat lokal.
Mereka menjuluki pantai ini dengan berbagai macam sebutan menyeramkan. Sebut saja 'Gerbang Neraka', julukan yang diberikan oleh penjelajah Portugis di abad ke-15.
Kemudian, Suku Bushman yang mendiami Gurun Namibia percaya jika pulau tersebut adalah hasil karya Tuhan yang sedang marah.
Anda yang mampir dan melihat langsung Skeleton Coast dijamin akan terkejut. Karena akan menemukan banyak sekali tengkorak dan tulang dari hewan hingga manusia berserakan di pasirnya.
Kabarnya, tengkorak dan tulang-belulang yang ada di sana adalah milik mereka yang tersesat dan akhirnya mati. Selain menjadi 'kuburan' bagi tengkorak-tengkorak makhluk hidup, pantai ini juga menjadi tempat 'persemayaman' bagi bangkai kapal.
Konon dahulu kawasan ini terkenal sebagai tempat berburu paus dan anjing laut. Kapal-kapal tersebut adalah milik pemburu yang kandas menabrak karang dan ditinggal begitu saja.
Namun terlepas dari keangkerannya, pantai ini masuk dalam salah satu taman nasional di Namibia. Sebagai taman nasional, kawasan ini dibuka untuk pengunjung umum. Hanya saja pihak pengelola sangat membatasi jumlah kunjungan wisatawan.
Dalam satu tahun hanya diperbolehkan kunjungan sebanyak 800 turis saja. Wisatawan yang datang ke tempat ini akan diajak untuk mengikuti tur safari dengan tarif cukup fantastis, yakni USD6 ribu atau setara dengan Rp81 juta. Kamu berminat?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya