Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anies Baswedan (Foto: Instagram)
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung lokasi kebakaran 2 rumah kontrakan yang terjadi di Jalan Pisangan Baru III, Matraman, Jakarta Timur, pada hari ini Kamis, 25 Maret 2021.
Anies mengatakan musibah kebakaran yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia itu berbeda dari kebakaran yang biasa terjadi, yaitu karena arus listrik ataupun kompor yang meledak. Namun kata Anies, penyebab kebakaran kali ini diduga kuat karena motor yang terbakar.
" Ini agak berbeda dari yang biasa terjadi. Kali ini penyebabnya bukan listrik dan kompor tapi ada sebuah motor di luar rumah yang terbakar kemudian menutup gang sempit itu," kata Anies saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Kamis 25 Maret 2021.
Anies juga mengatakan bahwa di Kampung tersebut sudah ada Satgas Anti kebakaran yang sering melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran karena arus listrik ataupun kompor. Sehingga, hal itu juga menambah keyakinan bahwa penyebab kebaran bukan karena dua hal itu.
" Kita melakukan kampanye ada satgas di tiap kampung untuk mencegah kebakaran. memang yang paling sering yerjadi itu kebakaran karena listrik dan kompor," ujarnya.
Meskipun begitu, dia enggan berspekulasi lebih jauh terkait penyebab kebakaran. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu telah meminta petugas kepolisian untuk mengusut penyebab kebakaran.
" Jadi untuk penyebabnya, dan lain sebagainya biar polisi yang menangani. Intinya dari sisi pencegahan, terutama kebakaran karena listrik dan gas akan terus kita galakkan," ungkapnya.
Saat ini, kata Anies, Dinas Pemadam Kebakaran sudah berhasil memadamkan api sejak pagi hari walaupun Dinas Pemadam tidak bisa menerjukan dua robot pemadam kebakaran.
Lantaran lokasi kebakaran berada di gang sempit, robot pemadam tidak bisa masuk.
" Ini tempatnya kecil sekali tapi kita di Jakarta, begitu ada kejadian langsung respon cepat. Tadi Damkar pos Matraman juga langsung ke lokasi. Semua korban akan dimakamkan di Pondok Rangon" kata dia.
Sumber: liputan6.com
Dream - Sepuluh orang tewas akibat kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III, Matraman, Jakarta Timur, Kamis 25 Maret 2021.
Menurut informasi dari akun Instagram resmi Damkar DKI Jakarta, petugas menerima laporan pada pukul 04.25 dini hari dari warga yang langsung menghubungi pihak Damkar DKI.
" Objek yang terbakar rumah kontrakan lima pintu," kata Kasi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, dikutip merdeka.com, Kamis 25 Maret 2021.
Petugas Damkar langsung menurunkan 14 unit mobil beserta 70 personel. Diduga kebakaran berasal dari korsleting listrik.
Menurut saksi di tempat, saat dilaporkan, api sudah terlihat membesar dan merambat kesekitar pemukiman.
" Saksi melihat api sudah menyala dengan besar, kemudian, para korban diduga terjebak ketika berusaha keluar menyelamatkan diri, bersama anak istri," ujar Gatot Sulaeman.
Gatot belum merinci nama-nama korban tewas dalam peristiwa itu. Proses pemadaman api selesai pada pukul 05.50 WIB. Akibat peristiwa kebakaran ini kerugian materi ditaksir mencapai Rp800 juta.
Sumber: merdeka.com
Video momen pemadaman api yang melahap pemukiman warga di Matraman, Jakarta Pusat
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya