Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Rumahtangga yang bahagia jangan disangka tiada tantangannya. Mereka yang telah menikah, terutama pada usia muda pasti pernah melalui zaman susah di awal pernikahan.
Hanya sifat sabar dan kasih sayang mampu menjaga keharmonisan dan kebahagiaan rumahtangga yang dibangun.
Wanita berikut menikah dengan pilihan hatinya pada usia 20 tahun ketika masih kuliah di universitas. Karena ingin mandiri dan tidak ingin mengharapkan bantuan keluarga, pasangan ini sampai menyewa sebuah rumah yang pernah ditempati oleh dukun.
Apa yang membuat mereka betah tinggal di situ? Baca pengalaman pahit-manis di awal pernikahan yang dibagikan wanita bernama Farah Hasunah ini.
© Dream
Dream - Dulu sebelum menikah, banyak orang yang tanya kenapa ingin kawin muda? Tak bisakah menunggu setelah kuliah? Lagipula, calon suami juga belum punya apa-apa waktu itu. Jangankan mobil, motor pun tak punya. Seperti tidak ada waktu untuk menikah saja.
" Saat itu banyak yang bertanya mengapa, mengapa, mengapa," kenang Farah.
Farah hanya bisa menjawab bahwa dia telah berjumpa seseorang yang sangat sabar menghadapi dirinya.
Momen yang paling diingat Farah adalah ketika mereka pindah ke sebuah rumah. Karena rumahnya model lama, harga sewanya sangat murah.
" Bayangkan hanya Rp 1 jutaan dan berlokasi dalam kota. Tapi rumah itu hanya punya 1 kamar saja. Kami diberitahu banyak penyewa sebelumnya yang tak bertahan lama."
© Dream
Dream - Ternyata rumah tersebut bekas rumah dukun. Jadi maklumlah. Kemudian tetangga sendiri mengaku rumah itu ada sesuatunya.
Pernah Farah mengaji, songkok suaminya tiba-tiba jatuh. Tak tahu angin atau apa yang menyebabkan songkok itu jatuh. Kata tetangganya, ada hantu perempuan selalu menangis di depan rumah kontrakan Farah.
Penghuni sebelum ini pun pernah berjumpa sosok tersebut. Tapi Farah mengaku tak pernah melihatnya sendiri.
Namun suaminya pernah nampak pocong saat duduk sendirian tengah malam di depan rumah. Esoknya dia terus demam.
Untungnya, Farah dan suaminya hanya dua tahun tinggal di rumah itu. Tetangga bilang mereka adalah pasangan rumah tangga yang paling lama menyewa rumah bekas tempat tinggal dukun itu.
(Sumber: Ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya