Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Istimewa
Dream - Pekerja migran asal Indonesia, Jama'ah binti Sarikan Diman, selamat dari hukuman mati di Arab Saudi. Sebelumnya, wanita asal Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, ini dituduh melakukan sihir.
Duta Besar Indonesia untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menjelaskan, kasus ini berawal dari ditangkapnya Jama'ah oleh Kepolisian Saudi pada 3 Februari 2010. Sang majikan menuduhnya melakukan praktik sihir yang menyebabkan anaknya sakit permanen dan lumpuh.
Agus mengatakan, awalnya sang majikan menuntut Jama'ah membayar ganti rugi sebesar 1.080.000 riyal, setara Rp3,8 miliar. Tetapi, sang majikan mengubah tuntutan itu menjadi qisas (hukuman mati).

" Di sidang ke-18 pada 12 September 2018, Pengadilan akhirnya menolak tuntutan majikan dan membebaskan Jama'ah," kata Agus melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 4 Oktober 2018.
Setelah vonis bebas dijatuhkan, beberapa hari kemudian Atase Hukum KBRI Riyadh, Muhibuddin, menjemput Jama'ah dari penjara. Wanita itu kemudian diantar ke KBRI dan disambut oleh Dubes Agus.

Jama'ah, kata Agus, saat ini sudah berada di rumah singgah Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) KBRI di Riyadh. " Bergabung dengan para ekspatriat Indonesia lainnya yang belum beruntung, menunggu proses pemulangannya yang agar segera diselesaikan oleh KBRI," ucap Agus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya