Pelecehan Siswi di Sulut, Komnas Perempuan Minta Hentikan Penyebaran Video

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 10 Maret 2020 16:48
Pelecehan Siswi di Sulut, Komnas Perempuan Minta Hentikan Penyebaran Video
Diketahui kalau hal tersebut terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Dream - Kabar menyedihkan dan miris kembali datang dari dunia pendidikan. Sebuah video beredar di media sosial menampilkan seorang sisi SMA di Sulawesi Utara, jadi korban perundungan (bullying).

Pelakunya adalah teman sekolah dan terjadi di sekolah. Bukan hanya dirundung, siswi tersebut juga mengalami pelecehan seksual. Diketahui kalau hal tersebut terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) mengimbau untuk tidak menyebarkan video tersebut. Bila mendapatkan atau melihat dari media sosial orang lain, jangan menyebarkannya.

 Twitter Komnas Perempuan© Twitter

" Buat kamu yang masih menyimpan/mengunggah video pelecehan seksual, mohon dihapus dan tidak disebarluaskan lagi. Saat ini, kasusnya sudah didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolaang Mongondow," imbauan Komnas Perempuan yang diunggah melalui akun Twitter resminya.

1 dari 4 halaman

Video Pelecehan Siswi Ini Diduga Terjadi di Bolmong, Sulawesi Utara

Dream - Video siswi dilecehkan beramai-ramai di dalam ruangan menghebohkan publik. Informasi yang beredar, pelecehan itu terjadi di salah satu sekolah di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. 

Seperti dilansir Pojoksatu.id, Kepala Seksi Kesejahteraan Anak Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong, Rahmawati Gomuhong berjanji akan menelusuri video tersebut.

 © Dream

“ Informasi sementara yang kita rangkum, itu terjadi di salah satu SMK yang ada di Bolmong, besok pagi akan kita langsung turun ke sana bersama dengan Forum Anak dan pihak kepolisian, untuk mengkroscek kejadian tersebut,” ucap Rahmawati, seperti dikutip Pojoksatu.id dari Manado Post, Selasa 10 Maret 2020. 

Rahma sapaan akrabnya, sangat menyayangkan terjadinya pelecehan tersebut. Ia mengecam tindakan tak terpuji itu.

“ Kejadian itu sangat disayangkan. Saya secara pribadi dan kami sebagai instansi sangat mengecam kejadian tersebut, tidak seharusnya sesama teman melakukan bullying, apalagi hingga pelecehan seperti itu,” kecamnya.

2 dari 4 halaman

Geram dengan Pelecehan Itu

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Daerah Sulut Mieke Pangkong tengah berkoordinasi dengan SKPD terkait di Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk mencari tahu lokasi dan asal sekolah dalam video tersebut.

 Hebat, Wanita Ini Berani Lawan Pelaku Pelecehan di Bus© MEN

“ Kita sementara berkoordinasi untuk mencari daerah dan sekolah yang ada dalam video. Yang pasti ini akan diseriusi, karena sangat miris apa yang terjadi dalam video,” bebernya.

Pangkong geram lantaran insiden tersebut menimpa remaja perempuan di lingkungan sekolah.

“ Otomatis karena statusnya masih sekolah, ya masih masuk dalam usia anak remaja. Tentu kita sayangkan kenapa bisa seperti itu,” katanya.

“ Tapi saya belum bisa berkomentar banyak, karena belum mendapatkan kepastian, apakah di Sulut atau dimana,” tambahnya.

 

3 dari 4 halaman

Kementerian PPA Gandeng Bareskrim


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) melakukan koordinasi dan menelusuri sumber lokasi kejadian dugaan pelecehan itu. 

 pelecehan seksual korban © (Foto: Shutterstock)

" Saat ini kami tengah melakukan koordinasi dan penelusuran lebih lanjut dengan dinas PPPA di daerah dan Tim Cyber Crime Bareskrim Polri terkait video tersebut," tulis akun twitter Kementerian PPA. 

Kementerian PPPA berterima kasih atas laporan adanya video dugaan kasus pelecehan yang tengah viral itu. 

Kementerian PPPA akan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak dalam penanganan kasus ini.

" Karena video tersebut menampilkan identitas anak, stop menyebarkan video tersebut ya," tulis akun Kementerian PPPA> 

4 dari 4 halaman

Pelaku Sudah Diciduk

Informasi yang diterima, lima pelaku dugaan pelecehan beramai-ramai itu sudah diciduk kepolisian. Tiga dari lima pelaku merupakan pria. 

 Kasus Pelecehan Mahasiswi UGM Saat KKN, Berakhir Damai© MEN

Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Bolaang, Sulawesi Utara. Kendati begitu, belum ada pihak yang bisa dikonfmasi terkait pemeriksaan ini. 

Beri Komentar