Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(http://humaspoldametrojaya.blogspot.co.id)
Dream - Salah satu rekaman kamera Closed Circuit Television Sistem (CCTV) milik pengusaha besi tua di dekat lokasi jenazah PNF, 9 tahun, ditemukan, ternyata tak memperlihatkan jelas jenis motor dan pelat nomor motor yang diduga milik pelaku pemerkosaan dan pembunuhan.
Kamera CCTV milik Sujaroadi berada sekitar 30 meter dari lokasi jenazah PNF ditemukan. Kamera itu dipasang di lokasi penimbunan besi tua miliknya di Kampung Belakang, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Kamera itu diduga merekam seseorang yang diduga pelaku dalam posisi membelakangi kamera CCTV miliknya. Orang itu melintas di lokasi sekitar pukul 18.04 pada Jumat 2 Oktober 2015.
Pemotor itu terlihat membawa sebuah kardus cokelat di jok belakangnya. Kardus yang ukurannya persis dipakai untuk membungkus PNF itu disandarkan ke tubuh pemotor. Sedangkan pengendaranya kelihatan memakai jaket abu-abu dan penutup kepala.
Sujaroadi menuturkan, dia tak bisa melihat jenis motor dengan jelas, apalagi nomor polisi motor tersebut. Sebab, di dekat kamera CCTV yang dipasang di atas pagar tinggi di lapak besi tua miliknya terdapat lampu yang sore itu sudah dinyalakan.
Sehingga cahaya lampu itu membuang pemandangan detil motor tak terlihat. " Jadi pecah juga gambarnya, sebab lampu belakang motor itu menyala. Jadi berpendar gambarnya. Tak terlihat pelat nomornya," kata dia.
Kini masih ada 2 rekaman CCTV lainnya milik pengusaha biji plastik yang dipasang di lokasi pembuataan biji plastik, yakni Pendi.
Lokasinya berada di sebelah lokasi penimbunan besi tua miliknya. Sampai kemarin alam Tim Information Technology (IT) dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih berusaha membuka rekaman CCTV yang berada di lapak bijih besi milik Pendi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Krishna Murti mengatakan, terus berupaya mengidentifikasi pelaku. Saat ini polisu terus melakukan penyelidikan intensif.
© Dream
Dream - Seorang anak usia 9 tahun, P, ditemukan tewas di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Dia ditemukan terbungkus kardus dengan posisi tubuh tertekuk.
Sang ibu, IF, 33 tahun, merasakan trauma yang mendalam atas kematian anaknya. Sebab, fakta itu datang begitu mengejutkan, mengingat selama ini keluarga mereka merasa tidak punya musuh.
" Ibu korban masih syok," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Mukti, Senin, 5 Oktober 2015.
Krishna mengatakan ibu korban baru melaporkan sehari setelah kejadian. Ini lantaran P tidak pulang sejak Jumat, 2 Oktober 2015 lalu.
" Biasanya jam 11 sudah pulang, tapi ini ditunggu tidak pulang-pulang.
Beberapa saat setelah laporan, P ditemukan tewas di dalam kardus. Jasad P ditemukan terikat lakban dan badannya tertekuk dengan mulut tersumpal kaos dalam putih di Jalan Sahabar, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya