Larangan WNA Masuk Indonesia Diperpanjang

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 19 Februari 2021 15:13
Larangan WNA Masuk Indonesia Diperpanjang
Semua demi menekan angka COVID-19.

Dream - Pemerintah resmi memperpanjang peraturan protokol kesehatan ketat bagi pelaku perjalanan internasional. Pemerinta masih memberlakukan larangan memasuki wilayah Indonesia bagi WNA sejak 9 Februari 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Prof. Wiku Adisasmito selaku Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, menyatakan ada banyak tahapan screening yang wajib diberlakukan untuk pelaku perjalanan internasional yang ingin masuk ke Indonesia. Salah satunya masa karantina dan surat keterangan negatif.

“ Karena adanya tes yang kita lakukan ini, mereka (orang yang sebelumnya tidak terdeteksi positif) akan terjaring,” jelas Prof. Wiku Adisasmito dalam siaran live Media Center Graha BNPB, Kamis, 18 Februari 2021 kemarin.

1 dari 5 halaman

Wajib karantina dan PCR test

Ilustrasi© Shutterstock

Wiku menegaskan, pelaku perjalanan internasional yang datang dari luar negeri akan dimintai surat keterangan negatif dari hasil Swab PCR selama 3x24 jam.

Tes PCR juga akan dilakukan kembali saat yang bersangkutan tiba di Tanah Air untuk memastikan lebih lanjut.

Setelah itu, pelaku perjalanan internasional juga wajib mengikuti karantina yang akan dilakukan selama 5 hari sebelum akhirnya akan dites PCR kembali.

Laporan: Silmi Safriyantini

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Pasien Covid-19 yang Telah Sembuh Bisa Alami Masalah Mata Serius

Dream - Sejumlah laporan penelitian menunjukkan adanya keluhan atau kelainan yang muncul pada pasien Covid-19 yang telah sembuh. Untuk itu, meski sudah sembuh para penyintas diharapkan tetap melakukan pemeriksaan rutin terutama jika muncul keluhan.

Sebuah studi di Prancis, baru saja menemukan adanya kelainan mata yang kronis pada beberapa pasien Covid-19. Menurut ahli, dengan adanya penemuan ini, perlunya ada pemeriksaan mata untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, agar mampu mengatasi masalah mata yang berpotensi serius ini.

" Kami menemumkan beberapa pasien yang mengalami Covid-19 parah dari beberapa kelompok Covid-19 Prancis, memiliki satu bahkan beberapa nodul di bagian kutub posterior globe (mata)" ujar penulis utama studi, dr. Augustin Lecler, ahli neuroradiologi di Rumah Sakit Adolphe de Rothschild di Paris.

Nodul ini muncul di bagian bola mata yang disebut makula. Makula adalah area retina yang bertanggung jawab atas penglihatan pusat. Terdapat laporan kelainan mata yang terdeteksi pada pemeriksaan MRI pasien Covid-19, namun penyelidikan tersebut terbatas pada jenis dan tingkat masalah mata.

3 dari 5 halaman

Untuk mempelajari lebih lanjut, French Society of Neuroradiology melakukan penelitian terhadap 129 pasien Covid-19 parah yang menjalani MRI otak. Beberapa pasien memiliki satu atau lebih nodul di bagian belakang bola mata.

Semuanya memiliki nodul di daerah makula, dan yang lain ada yang memiliki nodul di kedua mata. Dan delapan dari sembilan pasien penderita Covid-19 dengan kondisi yang parah harus menghabiskan waktu di ICU. Penemuan baru ini diterbitkan 16 Februari di jurnal Radiology.

" Ini pertama kalinya temuan ini dideskripsikan menggunakan MRI," kata Lecler dalam rilis berita jurnal.

Peneliti mengatakan bahwa masalah mata yang parah ini kurang menjadi perhatian pasien Covid-19 di ICU rumah sakit, karena pasien sedang dirawat dengan memprioritaskan kondisi yang lebih mengancam nyawa.

Dr. Claudia Kirsch seorang kepala neuroradiologi di Northwell Health di New Hyde Park, NY ikut menanggapi temuan baru tersebut ia setuju bahwa dokter yang merawat pasien Covid-19 harus memastikan mata terlindungi.

" Saat kita mulai mengetahui bahwa virus ini memengaruhi organ lain pada pasien Covid-19, termasuk mata, kami berharap agar lebih memahami mekanisme penyakit dan bekerja untuk meningkatkan hasil yang baik bagi semua pasien yang terkena selama pandemi ini," ujar Claudia.

Laporan Yuni Puspita Dewi/ Sumber: WebMD


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Tampil Modis Meski #Dirumahaja Yuk!

Dream - Aktivitas yang lebih banyak dilakukan di rumah membuat kita nggak lagi terpikir menambah koleksi pakaian atau outfit di lemari. Kebanyakan kita akan menundanya untuk pengeluaran lain yang lebih penting.

Bahkan kita sering melihat di laman media sosial banyak orang yang memamerkan tampilan berbusana #dirumahaja dengan koleksi outfit seadanya.

Nggak disangka, cuma berbekal piyama mereka bisa menampilkan gaya busana terbaiknya. Bukan berarti selama #dirumahaja kita tidak bisa tampil stylish, kan?

Buat Sahabat Dream yang kangen banget dress up meski tetap harus #dirumahaja, berikut ada referensi gaya busana yang bisa kamu aplikasikan.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Fairus

5 dari 5 halaman

Referensi lainnya..


Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Fairus

Walau tetap harus #dirumahaja, namun jangan lupa untuk selalu terapkan aturan kesehatan jika berkesempatan ke luar rumah seperti 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun) serta 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang diimbau pemerintah RI.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar