MA Sesalkan Aksi Penyerangan Pengacara Tommy Winata Terhadap Hakim

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 19 Juli 2019 17:40
MA Sesalkan Aksi Penyerangan Pengacara Tommy Winata Terhadap Hakim
MA menyesalkan kejadian kekerasan yang dilakukan pengacara kepada hakim

Dream - Mahkamah Agung (MA) menyesalkan peristiwa penyerangan terhadap majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pengacara yang terjadi pada Kamis, 18 Juli 2019.

" Kami, MA, sangat menyesalkan dan merasa prihatin atas kejadian penyerangan dan tindak kekerasan yang dilakukan di persidangan pembacaan putusan perkara perdata, apalagi dilakukan oleh pengacara," ujar Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, di kantornya, Jumat 19 Juli 2019.

Diketahui, peristiwa pemukulan itu terjadi saat sidang putusan dengan nomor perkara 223/Pdt/G/2018/PNJkt. Pengacara penggugat, Desrizal, langsung menyerang hakim Sunarso yang sedang membacakan amar putusan menggunakan ikat pinggang.

Andi menyatakan peristiwa tersebut sudah masuk ke ranah pidana. MA menilai perlu adanya proses hukum agar penyerangan terhadap majelis hakim tidak terulang.

1 dari 5 halaman

Ikahi Kecam Pelaku

Pada kesempatan yang sama, Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) menyatakan peristiwa tersebut telah merendahkan marwah lembaga peradilan.

" Itu merupakan tindakan contempt of court (pembangkangan terhadap pengadilan) yang melecehkan dan merendahkan badan peradilan," kata Ketua Ikahi, Suhadi.

Akibat peristiwa tersebut, Hakim Sunarso menderita luka pada dahi. Sabetan ikat pinggang Desrizal juga mengenai hakim lain berinisial DB.

Kedua hakim telah mendapat perawatan medis. Kasus ini kini tengah dalam penanganan kepolisian.

2 dari 5 halaman

Tommy Winata Terkejut

Sementara itu, pengusaha Tomy Winata (TW) menyampaikan tindakan yang dilakukan pengacaranya dengan memukul hakim di ruang pengadilan tidak seharusnya terjadi.

Lewat juru bicaranya, Hanna Lilies, TW mengaku sempat terkejut saat diberitahu tentang peristiwa pemukulan yang dilakukan kuasa hukumnya.

" Kami sangat menyesalkan. Padahal, selama ini yang kami tahu DA bukan termasuk orang yang temperamental," jelas Hanna.

Sepanjang mengenal DA, Hanna mengatakan, pengacara tersebut bukan termasuk orang yang memiliki sifat temperamental. Namun demikian, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut terlebih kepada korban.

" Oleh karena itu, TW minta maaf kepada semua pihak, khususnya pihak yang menjadi korban atas terjadinya hal tersebut. Kami pun heran apa yang menyebabkan dia gelap mata,” tutur Hanna.

Dia juga mengimbau agar DA taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Atas kejadian ini, Tomy Winata pun mempercepat kepulangannya ke Tanah Air.

" TW (Tomy Winata) juga mengimbau kepada DA agar taat dan patuh terhadap aturan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, TW sedang berusaha untuk mempercepat kepulangannya ke Tanah Air," pungkasnya seperti dikutip dari Liputan6.com

3 dari 5 halaman

Lindungi Wanita, Pengadilan Wajibkan Negara Ini Akui Pernikahan Islam

Dream - Pengadilan di Afrika Selatan memerintahkan pemerintah mengubah undang-undang agar secara resmi mengakui pernikahan secara Islam untuk menghindari pelanggaran konstitusi.

Berdasarkan undang-undang yang berlaku di negara itu saat ini, pernikahan secara Islam tidak diakui sehingga membatasi wanita Muslim untuk mencari jalan keluar secara hukum jika terjadi perceraian.

Pengadilan Tinggi Western Cape memerintahkan " pembuatan undang-undang untuk mengakui pernikahan yang disepakati dengan hukum syariah sebagai pernikahan yang sah."

" Presiden dan kabinet bersama-sama dengan parlemen diperintahkan untuk memperbaiki kegagalan dalam 24 bulan sejak tanggal pesanan ini," kata hakim Siraj Desai, dikutip Dream dari Arab News, Senin, 3 September 2018.

Kasus ini dibawa oleh Pusat Hukum Perempuan (WLC) yang menyatakan bahwa perempuan yang menikah secara Islam tidak mendapatkan hak dan perlindungan hukum yang sama seperti yang dilakukan oleh serikat sipil atau adat - terutama dalam kasus perceraian.

Menurut mereka, wanita Muslim yang menikah secara Islam sering diabaikan tanpa akses ke properti dan harta dalam kasus-kasus keretakan rumah tangga.

" Wanita Muslim sekarang dapat menikmati perlindungan hukum yang diberikan kepada orang-orang yang menikah di bawah Undang-Undang Perkawinan, perlindungan hukum yang tidak dimiliki wanita Muslim," kata pengacara WLC, Charlene May.

" Keputusan ini memiliki potensi untuk berdampak pada ribuan wanita di negara yang berlatih dan menjalankan iman mereka dan yang berjalan tanpa perlindungan.” Sekitar 1,5 persen dari 55 juta penduduk Afrika Selatan adalah Muslim.

4 dari 5 halaman

Office Boy Mogok, Para Hakim Nyambi Tukang Bersih Pengadilan

Dream - Tugas hakim, tentu kita pahami, memeriksa dan memutuskan perkara. Mereka seharusnya tidak perlu repot dengan urusan sepele seperti menyapu lantai atau membersihkan toilet.

Tetapi, kegiatan ringan itu malah jadi agenda bersama para hakim di Pengadilan Kuala Lumpur, Malaysia.

Akhir pekan lalu, sebanyak 200 orang yang terdiri dari hakim pengadilan tinggi, hakim pengadilan banding, hakim tingkat pertama, panitera dan staf serta seorang pengacara melepas toga mereka dan turun membersihkan kantor mereka.

Kegiatan itu terpaksa mereka lakukan karena para petugas kebersihan pengadilan mogok kerja. Mereka sedang bersengketa dengan pihak kontraktor terkait upah.

Dikutip dari Straits Times, mulai dari jam 10 pagi waktu setempat pada Minggu, 29 Juli 2018, hakim menyapu dan mengepel seluruh koridor di gedung delapan lantai itu. Mereka juga mencuci seluruh toilet.

Kepala Pengadilan, Hakim Richard Malanjum, dan Ketua Hakim Malaysia, Zaharah Ibrahim memimpin agenda gotong royong tersebut. Hakim Malanjum tampak sangat bersemangat.

Malanjum mengatakan tidak meminta para hakim untuk turut serta membersihkan gedung. Menurut dia, para hakim itu berinisiatif sendiri untuk bergabung.

Asisten Administrasi Pengadilan, Faziah Ahmad, mengaku melibatkan diri karena merasa pengadilan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan kotor.

" Anda tentu tidak ingin membiarkannya seperti ini. Ada juga yang berinisiatif membersihkan toilet sendiri sebelum gotong royong ini," kata Faziah.

5 dari 5 halaman

Pengacara Bersihkan Toilet

Satu-satunya pengacara yang terlibat dalam gotong royong ini adalah pengacara kasus kriminal, Kitson Foong. Dia membersihkan toilet yang sering dipakainya.

" Anda tidak bisa hanya berdiri lalu mengeluh soal betapa kotornya ini. Anda harus siap tangan Anda kotor, tidak ada yang menginginkan hal ini. Apapun sengketa kontrak tersebut, itu untuk lain hari," kata Foong.

Foong menyesalkan hanya dia satu-satunya pengacara yang ikut membersihkan pengadilan. Padahal, banyak rekannya yang tergabung dalam asosiasi pengacara Malaysia sering menangani perkara di pengadilan tersebut.

Ketua Hakim Malaysia, Zaharah, mengatakan sengketa antara kontraktor dengan para petugas kebersihan imembuat gedung pengadilan sangat kotor. Dia menyatakan persoalan ini sudah disampaikan kepada kontraktor dan perusahaan itu berjanji akan menyelesaikan persoalan yang terjadi pada Senin.

" Kami mengambil sejumlah langkah untuk mencegah persoalan semacam ini tidak terulang," kata Zaharah.

Perfect Three Solution Sdn Bhd, perusahaan yang menjadi penyedia jasa tenaga kebersihan di pengadilan tersebut menyatakan para petugas kebersihan mengatakan hanya akan mogok sepekan.

Mereka bersedia kembali bekerja setelah upah dibayarkan. Tetapi, kenyataannya mereka tidak kembali.

" Kami tidak mengharapkan ini," kata juru bicara perusahaan tersebut.

Beri Komentar