Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Perawat Yang Pulang Kerja Tetap Menolong Korban Kecelakaan (Foto: Facebook Tok Mat)
Dream - Usai berjaga semalaman bertugas di Rumah Sakit Saraf Sultanah Aminah di Johor Baru, Malaysia, Nur Syuhada ingin pulang pada pagi harinya. Tapi, kecelakaan di jalan dari arah Johor Baru ke Skudai, membuatnya terhenti.
Nur menangguhkan kepulangannya. Dia turun dari mobil dan membantu korban kecelakaan tersebut.
Insting sebagai seorang perawat memanggilnya. Nur menenangkan korban kecelakaan. Dia tak ingin korban menghalangi arus lalu lintas, yang mungkin dapat membahayakan kondisinya.

Aksi Nur ini viral di media sosial Malaysia usai diunggah pengguna Facebook Tok Mat pada 4 November 2018. Beberapa jam berselang, aksi Nur ini dikonfirmasi dan apresiasi Dinas Kesehatan Negeri Johor.
Di akun Facebook resminya, Jabatan Kesihatan Negeri Johor, menulis, bahwa Nur telah membuat masyarakat bangga dan terharu.
" Anda telah berhasil membuat masyarakat Malaysia bangga dan terharu karena sikap tanggung jawab tidak terkira di mana pun berada. Anda membantu bukan karena uang, namun karena tanggung jawab sebagai perawat di Kerajaan Malaysia," tulis Dinas Kesehatan Negeri Johor.
Dream - Sebuah foto yang diunggah ke internet tengah ramai dibicarakan oleh pengguna media sosial di luar negeri. Foto tersebut menampilkan seorang dokter yang tengah berjongkok menghadap sebuah tembok.
Jika dilihat sepintas, maka tak ada yang istimewa dari foto pria berjas putih itu. Namun kisah di balik foto ini sungguh menggugah hati banyak orang, terutama pengguna media sosial.
Bagaimana kisah itu? Seorang pengguna Reddit dengan akun NickMoore911 membeberkan kisah di balik foto itu. Ternyata, Pak dokter ini mengalami kesedihan yang sangat dalam. Hatinya tengah lara karena pasien yang dia tangani meninggal dunia.
Karena tak bisa menyelamatkan nyawa sang pasien, dokter itu terpukul. Air matanya tak terbendung, menangis sejadi-jadinya. Dua kaki pun tak lagi mampu menopang badan karena gemetar.
“ Pria dalam foto itu tidak mampu menyelamatkan salah satu pasiennya,” tulis Moore, sebagaimana dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Minggu 22 Maret 2015.

Menurut dia, meninggalnya seorang pasien sudah menjadi hal biasa dalam dunia medis. Biasanya, tambah dia, pasien yang meninggal itu berusia tua, sakit parah, atau kombinasi keduanya. Namun pasien yang ditangani dokter itu berbeda kali ini.
“ Pasien yang meninggal berusia 19 tahun, dan baginya itu mernjadi pukulan,” tambah Moore.
Foto yang diunggah itu mendapat banyak komentar simpatik dari pengguna media sosial. Foto yang sudah dikomentari lebih dari 3.500 pengguna media sosial ini sengaja diunggah untuk menunjukkan bagaimana sebenarnya bekerja di antara hidup dan mati seseorang.
“ Dalam beberapa menit, dokter itu kembali melangkah masuk, lagi-lagi memegangi kepalanya,” tulis Moore.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya