Wanita yang Nge-Vape di Gerbong Kereta Mengaku Anak Baim Wong

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 27 Desember 2019 19:02
Wanita yang Nge-Vape di Gerbong Kereta Mengaku Anak Baim Wong
Sulit untuk mengakui ini.

Dream - Perempuan yang menghisap vape di dalam gerbong penumpang, Elsa Cindy Mayora menjadi pergunjingan warganet. Aksinya melanggar aturan larangan merokok dianggap sekadar membuat sensasi.

Tapi, nyatanya, Cindy bukan kali pertama membuat sensasi. Dia pernah mengklaim anak dari aktor Baim Wong.

Pengakuan itu dia unggah di Youtube pribadinya. Dia rela berangkat subuh dari Bandung ke Jakarta demi menemui aktor idolanya tersebut.

" Sulit untuk mengakui ini guys tapi aku ini anak Baim Wong. Istri? Kalau istri aku nanti dibanting Mbak Paula," kata Elsa.

Elsa Cindy Mayora bertemu Paula Verhoeven(Foto: Instagram @elsacindymayora)© Instagram

Elsa Cindy Mayora bertemu Paula Verhoeven(Foto: Instagram @elsacindymayora)

Dalam unggahannya di Instagram, Elsa empat duduk di dekat Baim Wong. Dia ditemani tiga orang teman pria.

" Team," tulisnya.

Dia juga mengunggah foto bersama Paula Verhoeven di Instagram pribadinya. " Cocok jadi sister, mommy or.." kata dia.

Hingga kini belum ada tanggapan dari Baim Wong maupun Paula terkait Elsa yang viral karena merokok di dalam gerbong kereta itu. 

1 dari 5 halaman

Wanita Nekat Nge-Vape di Gerbong Kereta, Panen Hujatan Netizen

Dream - Aksi seorang perempuan merokok di dalam gerbong kereta menjadi perhatian warganet.

Perempuan yang memiliki akun Instagram @elsacindymayora nekat menerobos aturan dilarang merokok saat di gerbong penumpang.

" Dilarang melarang Elsa," tulis perempuan tersebut.

Usai merokok, Elsa tertawa-tawa bersama teman lelakinya. Dia dengan sengaja membesarkan logo larangan merokok di dalam kereta api.

Unggahan ini kemudian diedarkan ulang di media sosial.

 

2 dari 5 halaman

Respons PT KAI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) angkat bicara mengenai unggahan ini. VP Public Relations KAI, Yuskal Setiawan menyayangkan aksi tersebut.

Yuskal mengatakan, Elsa melakukan aksi vaping di KA Pangandaran rute Banjar-Gambir di gerbong Premium 2, pada Selasa, 24 Desember 2019.

" Sesuai aturan perusahaan, merokok dan vaping di dalam kereta tidak boleh dilakukan dan bagi yang kedapatan melakukannya akan diturunkan di stasiun berikutnya," kata Yuskal dalam keterangan tertulisnya.

Yuskal menyebut telah menghubungi penumpang tersebut dan memintanya tak melakukan aksi serupa di kemudian hari.

KAI juga akan meningkatkan pengawasan di lapangan agar kejadian semacam ini dapat dicegah.

3 dari 5 halaman

Merokok di Jam Kerja, PNS Purwakarta Disanksi Wakaf Alquran

Dream - Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengeluarkan aturan larangan merokok bagi PNS dan non-PNS, saat jam kerja. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan, tiap orang yang kedapatan melanggar aturan ini akan dikenai sanksi mewakafkan 10 eksemplar Alquran.

" Alasan utamanya, pegawai harus fokus bekerja. Selain itu, demi kesehatan dan kebersihan juga. Jangan sampai, ruang kerja penuh dengan asap rokok ataupun sisa pembakaran rokok," kata Anne, dilaporkan Liputan6.com, Kamis, 4 Juli 2019.

Menurut Anne, aturan ini sudah efektif diberlakukan. Bahkan, sejak tahap sosialisasi, para pelanggar sudah dikenai sanksi.

Sejauh ini, kata Anne, sudah ada tiga PNS yang terkena sanksi. Saat dia inspeksi mendadak, tiga PNS di lingkungan Setda Purwakarta sedang asyik merokok.

" Ya, terkena sanksi harus menyumbangkan kitab suci Alquran, ya sampai hari ini ada 30 eksemplar," ucap dia.

Anne menyebut, Alquran yang sudah terkumpul akan disumbangkan ke masjid, musala, madrasah, dan sekolah. Termasuk untuk anak-anak yang belum memiliki Alquran.

Dia berharap aturan ini dapat membangkitkan kesadaran membangun lingkungan kerja yang sehat dan bebas asap rokok.

Sumber: Liputan6.com/Abramena

4 dari 5 halaman

Ditegur Tak Merokok di SPBU, Jawaban Pemotor Bikin Emosi

Dream – Seorang pria bernama Thiagajarah Nesan, kesal dengan sekumpulan oknum biker yang tak tahu aturan. Para pemotor ini nekat merokok di area staiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) padahal jelas terlihat pengumuman larangan merokok.

Dikutip dari Siakap Keli, Minggu 21 April 2019, Thiagajarah menegur para pemotor karena dianggap terlalu berdekatan dengan pom bensin. Bukannya menjauh, pengendara roda dua ini tak mau terima tegurannya.

Kumpulan pria itu mengatakan tak ada orang yang boleh menyuruh mereka. Diketahui, kejadian itu terjadi di Rest Area SPBU di Pagoh, Johor, Malaysia.

Duh, sudah tahu larangan merokok di SPBU.© Siakap Keli

Thiagajarah mengunggah cerita itu di akun Facebook-nya.

“ Saya memberi teguran kepada mereka. Tapi, mereka mencabar saya dengan berkata tak boleh berbuat apa-apa kepada mereka,” tulis pria ini.

Thiagajarah melapor kepada petugas SPBU. Tapi, pegawai menyebut atasannya sedang tidak berada di tempat.

5 dari 5 halaman

Jaraknya Cuma 50 Meter dari Tangki Bensin

Kesal, Thiagajarah akhirnya menulis di Facebook. Dia meminta warganet untuk menyebarluaskan insiden yang dialami.

Dia mengunggah foto-foto pemotor yang bandel dan menekankan untuk tidak merokok di SPBU.

“ Tolong viralkan insiden ini agar pelanggar bisa diberikan hukuman dan biarkan mereka tahu di negara kita tak berkomporomi dengan kesehatan,” tulis Thiagajarah.

Padahal, ada tanda larangan merokok.© Siakap Keli

“ Ada satu tangki bensin yang jaraknya 50 meter dari tempat mereka merokok. Jadi, coba bayangkan kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia.

Thigajarah juga mengatakan area ini merupakan tempat singgah bus untuk beristirahat. Di tempat ini juga ramai keluarga dan anak-anak.

“ Saya pikirkan keselamatan orang banyak, ditambah dengan cuaca yang panas,” tulis dia. (Sah)

Beri Komentar