Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengemudi Agya Melawan Petugas (foto: Istimewa/Merdeka.com)
Dream - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap Tohab Silaban, pengemudi yang menyerang petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya saat hendak ditilang. Peristiwa aksi melawan aparat kepolisian itu terjadi pada Jumat, 7 Februari 2020.
" Iya betul sudah ditangkap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Tengku Arsya Khadafi, Sabtu, 8 Februari 2020.
Dilaporkan Merdeka.com, Tohab diborgol saat dibawa ke Polres Jakarta Barat. Tohab keluar dari mobil Toyota Agya putih dengan wajah lesu.
Arsya meminta Tohab untuk kooperatif saat diamankan. Pria yang dalam aksinya mendorong petugas polisi serta menantangnya untuk memberikan tilang digiring ke ruang pemeriksaan.
Kasus penangkapan Tohab berawal dari perseteruannya dengan seorang polisi di Jalan Tol Angke. Tohab mendorong petugas lantaran tak terima ditilang.
Peristiwa ini direkam seorang rekan polisi yang bertugas. " Saya rekam, nih saya rekam," kata dia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunis menjelaskan, pengendara mobil Toyota Agya B 2340 bernama Tohab Silaban. Sedangkan, polisinya bernama Bripka Rudy Rustam, anggota Sat PJR Dit Lantas Polda Metro Jaya.
Yusri mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Yusri menyebut kronologi penilangan karena Tohab berhenti di 300 meter gardu pembayaran Tol Angke 2. Diduga dia sedang menunggu pemberlakuan waktu ganjil-genap berakhir.
Polisi yang sedang berpatroli memberikan sanksi tilang. Pengemudi tak terima ketika Bripka Rudy Rustam sedang menulis surat tilang.
" Dia langsung mendorong, mencekik serta diminta membuka baju polisi untuk diajak berantem, pada saat kejadian tersebut Brigadir Eko Budiarto merekamnya," ujar Yusri.
(Sah, Sumber: Merdeka.com)
Dream - Sudah menjadi tugas polisi lalu lintas untuk menindak pengendara motor yang ugal-ugalan di jalan.
Pengendara akan diberi surat tilang dan membayar sejumlah denda yang sudah ditentukan undang-undang.
Namun tidak demikian dengan polisi di Thailand saat menindak seorang remaja yang melanggar aturan lalu lintas.
Aksi sang polisi justru mengundang rasa haru sekaligus pujian dari orang yang dicegatnya.
Baru-baru ini, seorang polisi Thailand menjadi viral saat mencegat remaja yang ngebut dengan sepeda motor tanpa pelat nomor.
" Aku sedang bertugas. Pengemudi sepeda motor ini melaju melebihi batas kecepatan tanpa helm atau pelat. Jadi aku menangkapnya,” kata polisi bernama Kanokpan Putthapong itu.
Namun, Kanokpan kaget ketika remaja tersebut tiba-tiba menangis. Dia pun menanyakan alasan remaja itu menangis saat dicegat.
Remaja itu kemudian menceritakan tentang dirinya. Dia ternyata dari keluarga broken home.
Kepada Kanokpan, remaja itu menceritakan bahwa keluarganya sudah tidak peduli dengan dirinya.
Di saat hari ulang tahunnya, tak satu pun anggota keluarga yang ingat. Bahkan mengucapkan selamat ulang tahun sekalipun.
Karena merasa kesal dan jengkel, dia keluar dengan sepeda motor. Dia melampiaskan kekesalannya dengan ngebut di jalan.
Mendengar cerita sedih tersebut, Kanokpan dengan lembut menyuruh remaja untuk tenang sebelum pulang ke rumah.
Tak lama kemudian, Kanokpan kembali ke tempatnya bertugas sambil membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilin di atasnya.
Kanokpan menyerahkan kue ulang tahun itu ke remaja tersebut yang merasa terkejut dengan perlakuan pak polisi yang baik hati ini.
Kanokpan kemudian melepaskan remaja itu sambil mengingatkan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Remaja itu tambah menangis kencang. Hatinya sangat tersentuh dengan kebaikan polisi yang mencegatnya.
Aksi Kanokpan sempat diunggahnya di Facebook. Dalam postingan itu, Kanokpan menulis, " Selamat ulang tahun Bro. Tahun ini, polisi akan membelikanmu kue ulang tahun."
Meski postingan itu dihapus, tapi netizen sempat membuat tangkapan layar sehingga fotonya bisa jadi teladan bagi masyarakat.
(Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya