Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama, Fachrul Razi (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi`an)
Dream - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) 2019 di Bandung, Jawa Barat pada 25-30 November 2019.
Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi mengatakan, ada enam cabang olah raga dan enam cabang seni yang akan diperlombakan dalam acara ini.
" Cabang olahraga ini ada enam, seninya termasuk ada stand up comedy. Jadi kita juga ingin lihat stand up comedy pesantren ini seperti apa," ujar Fachrul di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat, 22 November 2019.
Dengan diselenggarakannya acara tersebut, Fachrul berharap, santri dapat memiliki ketertarikan di bidang ilmu lain.
Dia mengatakan, para santri yang notabennya masuk generasi milenials memiliki tantangan berat. Sebab, era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi dapat membahayakan generasi penerus bangsa apabila tidak dibekali dengan pendidikan yang baik.
" Ini pekan olahraga yang membangun mental dengan penuh kegembiraan," ucap dia.
Di lokasi yang sama Dirjen Pendis Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, agenda tiga tahunan ini sudah diselenggarakan selama delapan kali. Total, ada 3.090 santri dari seluruh Indonesia yang akan mengikuti Pospenas 2019 ini.
" Jumlah tersebut sebelumnya diseleksi ditingkat provinsi dan kabupaten/kota," kata dia.
Dream - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengajak para santri tidak berkecil hati. Menurut Ma'ruf, para santri harus optimis karena banyak di antara mereka yang sukses menjadi pejabat negara.
" Para santri, santri banyak jadi menteri. Betul kata Cak Imin, santri itu tidak boleh merasa tidak punya masa depan," ucap Ma'ruf saat meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon di Magelang, Jawa Tengah, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 7 November 2019.
Santri, tambah Ma'ruf, bisa punya jabatan yang diinginkan, termasuk bupati, menteri, hingga presiden. Dia mmenyebut Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai santri yang pernah menjadi Preesiden.
Ma'ruf mengatakan, kelak jika ada santri yang jadi presiden, artinya akan ada pengulangan sejarah.
" Gus Dur itu kan santri, santri Tegal Rejo lagi. Jadi kalau ada nanti santri Tegal Rejo jadi preiden, itu hanya mengulang sejarah saja itu, insyaallah," kata Ma'ruf.
Santri, kata Ma'ruf, harus bisa tampil di forum internasional. Selain itu, dia meminta santri harus bisa ditempatkan dan mengerti kondisi digital terkini.
" Santri ini selain dipersiapkan menyiapkan untuk orang beragama tapi juga mempunyai ilmu-ilmu khusus ekspert untuk bidang-bidang yang lain," ujar dia.
Ma'ruf yakin ke depannya, para santri akan punya peran lebih besar di Indonesia. Selain optimisme, Ma'ruf juga meminta seluruh pihak untuk bergerak lebih maju dan mengawal negara ini.
" Kita harus yakin, kita ingin mendorong saya mengajak semua, bahwa mengawal negara adalah sesuatu yang tidak bisa tidak," kata dia.
Dream - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Nusantara (AFKN) Hafiz Quran dan Hadis di Kampung Bunut, Desa Tamansari, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungan itu, JK berpesan ke para santri asal Papua untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya di pesantren. Sehingga, ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan di tanah kelahiran mereka.
" Untuk itu saya ingin menyampaikan bahwa kalian selama belajar di pondok ini agar belajar dengan serius dan menimba ilmu sebanyak banyaknya selama belajar di Pondok ini," kata JK, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 31 Oktober 2019.
JK, yang didampingi Ustaz Fadlan Garamatan, mengaku baru pertama kali mengunjungi pesantren tersebut. Dia menyebut, beberapa kali ingin menyambangi pesantren itu, namun batal.
" Saya merasa bersyukur karena akhirnya dapat mengunjungi pondok ini, setelah beberapa kali direncanakan," ujar JK.
Pondok pesantren AFKN memiliki santri yang didominasi dari Papua. Sebanyak 95 persen dari 750 santrinya berasal dari Bumi Cendrawasih.
Mereka dididik di pesantren ini secara gratis dan diharapkan kelak kembali ke daerahnya dan menjadi pelopor bagi masyarakat tempat asalnya.
Dream - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tidak mengundang Menteri Agama, Fachrul Razi, dalam perayaan Puncak Hari Santri Nasional 2019, Minggu 27 Oktober 2019. Alasannya, mereka belum tahu apakah Fachrul Razi merupakan santri atau bukan.
" Untuk Menteri Agama, saya belum pernah tahu beliau pakai sarung, jadi karena khawatir enggak sampai undangannya, jadi belum dulu," ujar Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, KH Abdussalam Sokhib, dikutip dari beritajatim.com.
Alasan lainnya, tambah pria yang akrab disapa Gus Salam ini, Fachrul bukan kader NU. Sehingga PWNU Jatim merasa tidak perlu mengundang. " Selama ini kita belum tahu ya, tapi kalau kader jelas bukan," kata dia.
Gus Salam menjelaskan, seseorang dinyatakan sebagai kader jika pernah aktif di organisasi NU, baik tingkat ranting hingga pusat, maupun di badan otonom.
Jika kualifikasi tersebut tidak terpenuhi, tidak bisa disebut sebagai kader NU. Namun demikian, Gus Salam tidak bisa melarang seseorang mengaku-aku sebagai kader NU.
" Kalau tidak punya kualifikasi ini tentu belum, tapi kalau mengaku warga NU ya monggo, karena tidak ada yang bisa melarang menjadi warga NU," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya