Pria Heroik Selamatkan Bocah Balita, Ternyata Anaknya

Reporter : Eko Huda S
Sabtu, 25 Oktober 2014 15:16
Pria Heroik Selamatkan Bocah Balita, Ternyata Anaknya
"Ketika tahu bahwa yang terkubur pasir itu anak saya, Saya benar-benar hancur dan tidak bisa percaya apa yang saya lihat," kata Shuncheng.

Dream - Kisah pilu dialami Hu Shuncheng. Pria asal Yiwu, sebuah kota di Provinsi Zhengjiang, bagian timur China. Pria 32 tahun itu dengan semangat menolong seorang gadis kecil korban kecelakaan yang tertimbun belasan ton pasir, ternyata bocah itu adalah anak kandungnya.

Sebagaimana dikutip Dream dari laman Daily Mail, Sabtu 25 Oktober 2014, malam itu, Shuncheng tengah pulang dari kerja. Saat hampir sampai rumah, dia melihat sebuah truk bermuatan pasir terguling. Pasir yang bobot keseluruhannya ditaksir sekitar 11 ton itu menimbun seorang gadis berusia empat tahun.

Shuncheng bergegas menuju lokasi kecelakaan. Dia turut membantu proses evakuasi bocah malang yang tertimbun pasir tersebut. Alat berat didatangkan untuk mengangkat truk yang terguling. Pasir yang menumpuk di jalanan pun sedikit demi sedikit dikeruk untuk menemukan gadis mungil yang tertimbun.

“ Saat saya ke sini petugas mengatakan seorang gadis berjalan di jalanan dan truk terguling karena menghindarinya,” ujar Shuncheng.

Pria Heroik Selamatkan Bocah Balita, Ternyata Anaknya© daily mail

“ Memiliki seorang putri, saya dengan semangat membantu karena saya sangat ingin anak malang itu baik-baik saja,” tambah dia. Proses evakuasi memerlukan waktu lebih dari satu jam. Semua orang hampir frustasi. Namun akhirnya truk itu bisa diangkat, pasir pun sedikit demi sedikit dibersihkan.

Akhirnya, bocah yang tertimbun itu ditemukan. Namun alangkah terkejutnya Shuncheng saat melihat gadis malang tersebut. Ternyata bocah itu adalah Xiaoling, yang tak lain adalah putri kandungnya. Seketika itu, Shuncheng menjadi lemas.

Pria Heroik Selamatkan Bocah Balita, Ternyata Anaknya© daily mail

Shuncheng (tengah, berkaos abu-abu)

“ Ketika tahu bahwa yang terkubur pasir itu adalah Xiaoling kecil saya, Saya benar-benar hancur dan tidak bisa percaya dengan apa yang saya lihat. Hal terakhir yang saya harapkan adalah menjadi menyelamatkan putri saya sendiri.”

Saat ditemukan, kondisi Xiaoling sangat kritis. Kepalanya terluka. Demikian pula bagian dadanya. Dengan segera anak itu dibawa ke rumah sakit. Kemungkinannya untuk bertahan hidup belum bisa dipastikan.

Seorang juru bicara di rumah sakit mengatakan: “ Dia berada dalam kondisi kritis dan kelangsungan hidupnya tidak pasti. Kami tidak bisa mengatakan bagaimana tubuh Xiaoling akan merespons trauma yang hancur dan operasi yang kami lakukan.”

Yang jelas, tim dokter telah melakukan tindakan sebisa mungkin untuk menyelamatkan Xiaolin malang itu. Sementara, polisi yang melakukan penyelidikan mengatakan truk itu mengalami kelebihan muatan yang luar biasa. Truk itu sebenarnya hanya mampu memuat 1,5 ton pasir, namun diisi dengan 11 ton pasir. 

Beri Komentar