Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Sumber Foto: Harian Metro)
Dream - Seperti tahun sebelumnya, setiap tanggal 14 Februari anak-anak muda, terutama yang sedang pacaran, merayakannya sebagai Hari Kasih Sayang.
Banyak cara dilakukan untuk merayakan hari tersebut. Bahkan meski harus melanggar undang-undang dan aturan agama.
Seperti kisah tertangkapnya tiga pasangan kekasih berusia antara 20 sampai 29 tahun oleh petugas Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) di beberapa hotel murah.
Ketiga pasangan kekasih itu ditangkap setelah petugas JHEAIPP melakukan razia di hotel-hotel kelas melati di Butterworth, Penang, Malaysia.
Dalam razia pada malam Hari Kasih Sayang itu turut ditahan seorang pria warga Suriah dan pasangannya seorang wanita warga Thailand.
Asisten Pejabat JHEAIPP Mohd Nabil Abd Halim mengatakan sebanyak 12 anggota petugas terlibat dalam razia yang dimulai jam 10 malam itu.
Menurutnya, ketika ditahan, semua pasangan tidak sah tersebut berada di dalam kamar hotel berdua-duaan.
" Semua pasangan dibawa ke Kantor Agama Islam Seberang Perai Utara untuk tindakan lebih lanjut," katanya.
(Sumber: Harian Metro)
© Dream
Dream - Perayaan Hari Valentine ternyata diikuti fakta tersembunyi lain. Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia Reza Indragiri Amriel menyebut beberapa data mencengangkan terkait penjualan kontrasepsi saat perayaan Hari Valentine, 14 Februari 2017.
" Penjualan kondom tertinggi jatuh pada Hari Cinta dan intimasi. Kenaikan penjualan pada hari tersebut mencapai 25 persen," kata Reza saat dihubungi Dream, Selasa, 14 Februari 2017.
Selain itu, menurut dia, Hari Valentine juga kerap dijadikan banyak pasangan untuk menjalani hubungan intim. Dia mengutip data dari Survey Kristen Mark, hampir 85 persen responden mengganggap seks sebagai 'ritual' penting saat Hari Valentine.
" Begitu pula sigi National Retail Federation, 51 persen orang akan melakukan " itu" pada momen yang diidentikkan sejumlah kalangan sebagai Hari Kasih Sayang," ucap dia.
Sayangnya, survei tersebut tak mengungkapkan detail berapa persen kalangan masyarakat belum menikah yang dketahui membeli alat kontrasepsi di Hari Valentine.
Namun merujuk pada data tersebut, LPA berharap peran orang tua untuk mengingatkan anak-anaknya. Sebab selain hasil riset tersebut, menurut dia, secara psikologis kematangan fisik dan seksual anak sekarang datang lebih cepat.
Kondisi semacam ini berpotensi meningkatkan angka kehamilan di luar nikah dan penyebaran penyakit menular seksual lain.
Jika tidak diantisipasi, para remaja yang umumnya masih bersekolah dapat putus di tengah jalan dan masa depan pun menjadi kacau.
" So, apakah 14 Februari memang perlu dijadikan sebagai hari istimewa? Ah, biasa aza kelleeessss....." kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang