Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Rayakan Hari Kasih Sayang, 3 Pasangan Kekasih Ditangkap

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 15 Februari 2017 07:30
Rayakan Hari Kasih Sayang, 3 Pasangan Kekasih Ditangkap
Semua pasangan tidak sah tersebut berada di dalam kamar hotel berdua-duaan. Mereka tengah asyik...

Dream - Seperti tahun sebelumnya, setiap tanggal 14 Februari anak-anak muda, terutama yang sedang pacaran, merayakannya sebagai Hari Kasih Sayang.

Banyak cara dilakukan untuk merayakan hari tersebut. Bahkan meski harus melanggar undang-undang dan aturan agama.

Seperti kisah tertangkapnya tiga pasangan kekasih berusia antara 20 sampai 29 tahun oleh petugas Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) di beberapa hotel murah.

Ketiga pasangan kekasih itu ditangkap setelah petugas JHEAIPP melakukan razia di hotel-hotel kelas melati di Butterworth, Penang, Malaysia.

Dalam razia pada malam Hari Kasih Sayang itu turut ditahan seorang pria warga Suriah dan pasangannya seorang wanita warga Thailand.

Asisten Pejabat JHEAIPP Mohd Nabil Abd Halim mengatakan sebanyak 12 anggota petugas terlibat dalam razia yang dimulai jam 10 malam itu.

Menurutnya, ketika ditahan, semua pasangan tidak sah tersebut berada di dalam kamar hotel berdua-duaan.

" Semua pasangan dibawa ke Kantor Agama Islam Seberang Perai Utara untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

(Sumber: Harian Metro)

1 dari 1 halaman

Astagfirullah, Ini Fakta Mengejutkan di Balik Hari Valentine

Astagfirullah, Ini Fakta Mengejutkan di Balik Hari Valentine © Dream

Dream - Perayaan Hari Valentine ternyata diikuti fakta tersembunyi lain. Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia Reza Indragiri Amriel menyebut beberapa data mencengangkan terkait penjualan kontrasepsi saat perayaan Hari Valentine, 14 Februari 2017.

" Penjualan kondom tertinggi jatuh pada Hari Cinta dan intimasi. Kenaikan penjualan pada hari tersebut mencapai 25 persen," kata Reza saat dihubungi Dream, Selasa, 14 Februari 2017.

Selain itu, menurut dia, Hari Valentine juga kerap dijadikan banyak pasangan untuk menjalani hubungan intim. Dia mengutip data dari Survey Kristen Mark, hampir 85 persen responden mengganggap seks sebagai 'ritual' penting saat Hari Valentine.

" Begitu pula sigi National Retail Federation, 51 persen orang akan melakukan " itu" pada momen yang diidentikkan sejumlah kalangan sebagai Hari Kasih Sayang," ucap dia.

Sayangnya, survei tersebut tak mengungkapkan detail berapa persen kalangan masyarakat belum menikah yang dketahui membeli alat kontrasepsi di Hari Valentine. 

Namun merujuk pada data tersebut, LPA berharap peran orang tua untuk mengingatkan anak-anaknya. Sebab selain hasil riset tersebut, menurut dia, secara psikologis kematangan fisik dan seksual anak sekarang datang lebih cepat.

Kondisi semacam ini berpotensi meningkatkan angka kehamilan di luar nikah dan penyebaran penyakit menular seksual lain.

Jika tidak diantisipasi, para remaja yang umumnya masih bersekolah dapat putus di tengah jalan dan masa depan pun menjadi kacau.

" So, apakah 14 Februari memang perlu dijadikan sebagai hari istimewa? Ah, biasa aza kelleeessss....." kata dia.(Sah)

Beri Komentar