Robot Pelayan Ini Dipekerjakan untuk Permudah Tamu Hotel

Reporter : Ervina
Kamis, 21 Agustus 2014 12:29
Robot Pelayan Ini Dipekerjakan untuk Permudah Tamu Hotel
Botlr dapat membantu pekerjaan seperti mengantarkan koran di pagi hari, menyiapkan sikat dan pasta gigi, hingga mengantarkan handuk dan kabel charger ponsel langsung ke pintu kamar hotel.

Dream - Setelah sebanyak selusin robot yang dipekerjakan di sebuah restoran di China, kini robot kembali membantu tugas manusia dalam urusan pekerjaan. Sebuah hotel di California, Amerika Serikat mulai menguji coba sebuah robot bernama Botlr untuk menunjang pekerjaan mereka.

Sejumlah pekerjaan yang terkesan sepele mulai diuji coba untuk dikerjakan oleh Botlr. Mulai dari mengantarkan koran di pagi hari, menyiapkan sikat dan pasta gigi, hingga mengantarkan kabel charger ponsel langsung ke pintu kamar hotel.

Botlr merupakan sebuah robot setinggi pinggang orang dewasa yang dilengkapi roda di bagian bawah untuk bergerak ke lorong-lorong kamar hotel. Saat ada panggilan permintaan dari tamu, robot yang telah ditanamkan peta navigasi hotel ini akan menghubungi telepon kamar sebagai penanda ia sudah berada di depan pintu kamar sang tamu.

Robot pintar ini merupakan hasil pengembangan perusahaan startup Savioke. Sebelum resmi menguji coba robot besutannya di Hotel Starwood, Savioke telah mengumumkan rencana pendanaan untuk mengembangkan robot pintar ini.

Setelah memakan waktu selama 10 minggu, akhirnya Savioke menutup kesepakatan dengan hotel yang berlokasi di Cupertino, California tersebut. Botlr merupakan robot yang dirancang dengan lebih sederhana dengan dukungan 3 motor, namun lebih pintar dibanding robot pertama besutan Savioke yang bernama PR2 yang masih mengandalkan 32 motor sebagai tenaga.

" Robot ini merupakan satu bentuk penyederhanaan besar dalam hal efisiensi waktu, tenaga dan biaya. Saat bekerja mengantarkan permintaan tamu, ia dapat berkomunikasi secara nirkabel dengan lift dan tidak tersesat atau menghadapi hambatan selama ini," ucap CEO Hotel Starwood, Steve Cousins seperti dilansir Gigaom, Kamis 21 Agustus 2014.

Sayangnya baik pihak Savioke maupun Hotel Starwood enggan berkomentar berapa besar kocek yang mereka rogoh untuk mengembangkan robot pelayan pintar ini. Sedikit memberi bocoran, Cousins menyebut saat mengembangkan PR2 hotel tempatnya bekerja merogoh kocek sebesar USD 350 ribu.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen