Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Di Hadapan Sastrawan Putu Wijaya (Foto: Twitter @jokowi)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan penghargaan untuk sejumlah budayawan seperti I Gusti Putu Ngurah Wijaya atau Putu Wijaya, D Zawawi Imron, Ismiyono, dan Hubertus Sadirin. Penghargaan itu diberikan disela Kongres Kebudayaan Indonesia, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Desember 2018.
Awalnya, prosesi penyerahan itu akan tampak normal saja. Tetapi, begitu mendekat ke Putu Wijaya, Jokowi segera berjongkok. Memberikan piala ke penulis Sang Teroris Mental, julukan Putu Wijaya.
Jokowi sempat memegang erat tangan Putu Wijaya. Mereka juga terlihat berbincang sebentar.
Dikutip dari Liputan6.com, Jokowi mengimbau masyarakat untuk menjaga kebudayaan.
" Kita harus selalu ingat untuk terus aktif, nguri-nguri kebudayaan Indonesia, kebudayaan Nusantara. Dan sekaligus menguatkan dan mengembangkannya dalam menghadapi perkembangan zaman tersebut," kata Jokowi, Senin, 10 Desember 2018.
Sejak remaja hingga 74 tahun kini, Putu Wijaya telah menulis 30 novel,40 naskah drama, 1.000 cerpen, esai, dan lain-lain.
Penghargaan Kebudayaan kepada Putu Wijaya dan tiga tokoh lain, atas upaya menjaga kebudayaan Indonesia tetap mengakar dan tumbuh subur mewarnai budaya dunia. pic.twitter.com/CiBC5mBzli— Joko Widodo (@jokowi)December 10, 2018
Foto pemberian penghargaan kepada Putu Wijaya itu, Jokowi unggah kembali ke akun media sosialnya. Banyak warganet yang memuji sikap Jokowi yang santun di depan Putu Wijaya.
" Penghargaan kebudayaan kepada Putu Wijaya dan tiga tokoh lain, atas upaya menjaga kebudayaan Indonesia tetap mengakar dan tumbuh subur mewarnai budaya dunia," tulis Jokowi, di akun Twitter pribadinya.
Momen yg menyentuh
Ketika Presiden Jokowi Memberikan Penghargaan Sambil Membungkuk kepada Putu Wijaya pic.twitter.com/sHNbOleBKy— Pribumi Kawe (@JajangRidwan19)December 10, 2018
Diketahui, Putu Wijaya terserang stroke di bagian tubuh kirinya sejak 2012. Semenjak itulah dia mengenakan kursi roda.
Tetapi, penulis sekitar 30 novel, 40 naskah drama, dan ribuan cerpen, serta ratusan esai itu tak patah arang. Di atas kursi roda, Putu Wijaya masih aktif berkarya. Terkadang dia melukis, kadang juga dia menulis menggunakan ponsel Blackberry.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya