Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sinetron Diam-diam Suka (SCTV.co.id)
Dream - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan teguran surat teguran kedua untuk program sinetron 'Diam-diam Suka' yang ditayangkan oleh SCTV.
Dalam situs resminya, KPI menyatakan sinetron 'Diam Diam Suka' yang ditayangkan SCTV pada 14 September 2014 pukul 18.36 WIB memperlihatkan, adegan sekelompok remaja perempuan yang mencoret-coret wajah temannya di dalam toilet.
KPI menilai adegan itu sangat tidak santun dan rentan untuk ditiru. Ini masuk jenis pelanggaran terhadap perlindungan kepada anak-anak dan remaja, norma kesopanan dan kesusilaan serta penggolongan program siaran.
Berdasarkan catatan KPI Pusat, program ini telah menerima surat Teguran Tertulis Pertama No. 1095/K/KPI/05/14 tertanggal 20 Mei 2014.
KPI Pusat akan terus melakukan pemantauan dan meningkatkan sanksi yang lebih berat jika yang bersangkutan tidak mengindahkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) yang tertungan di UU Penyiaran No 31 Tahun 2002.
Tayangan sinetron remaja memang tengah jadi salah satu trend di dunia perfilman Tanah Air. Lihat saja, beberapa judul kerap menemani pemirsa tiap harinya seperti Diam Diam Suka, Ganteng-Ganteng Serigala, hingga Manusia Harimau.
Sayangan, sinetron ini tidak mengandung nilai-nilai pendidikan, ilmu pengetahuan dan budi pekerti. Justru lebih banyak memperlihatkan adegan kekerasan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya