Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Gara-gara menjawab pesan suara dari wanita lain dengan kata-kata mesra di depan istrinya, seorang pria di Singapura menderita luka tusuk yang parah.
Menurut laman The Star, pada saat kejadian pada tanggal 17 April lalu itu, Nur Fairuzana Ahmad, 30 tahun, berada di kamar tidur bersama suaminya, Muhammad Yasser Abdul Shukor.
Tiba-tiba Yasser menerima pesan suara mesra dari wanita yang jadi kekasihnya. Bukannya merasa malu dan takut dengan Fairuzana, Yasser malah menjawab pesan tersebut dengan isi yang tak kalah mesranya. Semua itu dilakukan Yasser di depan istrinya.
Seketika itu juga Fairuzana marah dan merebut ponsel suaminya. Setelah terjadi pergulatan kecil, Yasser akhirnya bisa mengambil kembali ponselnya. Tidak cukup sampai di situ, Yasser mendorong istrinya hingga jatuh di atas tempat tidur.
Dibakar cemburu, Fairuzana keluar dari kamar. Tidak lama kemudian, dia kembali ke masuk sambil memegang sebilah pisau.
Fairuzana mengancam Yasser sambil mengacung-acungkan pisau dapur yang dia pegang. Setelah terlibat adu mulut, Fairuzana menyerang Yasser dengan pisau di tangannya.
© Dream
Yasser pun berusaha mempertahankan diri dan berhasil menjatuhkan pisau yang berada di tangan istrinya. Pisau itu kemudian diambil dan dia lempar keluar lewat jendela. Yasser kemudian menghubungi polisi.
Akibat serangan istrinya, Yasser mendapat luka tusuk sedalam 3 cm dan sayatan sepanjang 1 cm di dada.
Fairuzana akhirnya ditahan polisi yang kemudian mengirimnya ke sebuah rumah sakit jiwa untuk mengetahui kejiwaannya.
Dokter yang memeriksa mengatakan bahwa Fairuzana menderita gangguan mental dalam beradaptasi.
Sebelumnya, dia tidak seperti itu ketika pasangan tersebut menikah 14 tahun yang lalu saat Fairuzana baru berusia 16 tahun.
Menurut pengacaranya, hubungan Fairuzana dan suaminya mulai memburuk pada Januari tahun lalu. Saat itu Yasser tiba-tiba mengatakan kepada istrinya bahwa dia bermaksud untuk menikah lagi dengan, seorang gadis yang dia temui di Filipina.
© Dream
Dia menolak mengizinkan Yasser untuk menikah lagi. Fairuzana merasa terpukul menerima kenyataan tersebut. Akhirnya ibu dua anak itu mulai merasa tertekan dan depresi.
Sementara itu, Yasser juga diduga memiliki masalah 'mengendalikan emosi dan mendominasi pasangan' di masa lalu. Dia sering melakukan kekerasan kepada istrinya beberapa kali di masa lalu.
Today Online melaporkan bahwa Yasser pernah menampar, memukul, dan mencekik istrinya itu.
Meski Yasser telah dilaporkan ke polisi, saat itu Fairuzana menolak untuk meninggalkan suaminya itu, bahkan sampai sekarang. Fairuzana sebelumnya juga pernah mengajukan perlindungan pribadi terhadap suaminya sendiri.
Namun kini, akibat kelakuan suaminya sendiri, Fairuzana dihukum selama penjara 6 minggu pada 16 Oktober lalu.
(Sumber: worldofbuzz.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang