Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Imam Besar Masjidil Haram Syeikh Abdurrahman Sudais (arrahmah.com)
Dream - Imam Besar Masjidil Haram, Syeikh Abdurrahman Sudais, menyesalkan serangan rudal milisi Houthi yang diarahkan ke Mekah. Dia menyebut serangan itu menyakiti perasaan 1,5 miliar umat Islam di dunia.
Dalam pernyataan tertulis, imam yang menjabat sebagai Menteri Urusan Pelayanan Dua Masjid Suci ini mengatakan, segala bentuk agresi terhadap Masjidil Haram akan dihancurkan dan dihukum Allah.
Dia menekankan, Kerajaan Saudi telah menetapkan garis merah pada Mekah yang tidak boleh dilanggar. " Tindakan keji ini akan menguatkan tentara kami dalam melindungi agama dan bangsa," ujar Syeikh Sudais.
Para pemimpin Islam di dunia mengutuk serangan rudal yang dilancarkan Houthi dan menyebut itu sebagai upaya provokasi.
Konferensi Islam Eropa (KIE) mengecam aksi terorisme itu. Mereka menuduh serangan itu sebagai rencana awal mewujudkan kembali kedaulatan Kerajaan Safawid Persia di kawasan teluk dengan terlebih dulu menghancurkan Masjidil Haram.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu, Sekretaris Jenderal KIE, Mohammed Bishari, mendesak komunitas internasional mendakwa Houthi dan negara-negara pendukungnya.
Imam Spanyol menyebut dengan tegas serangan rudal itu sebagai aksi teroris.
Komunitas Islam Filipila Darul Ifta menekankan Muslim Filipina berdiri bersama Kerajaan Saudi memerangi milisi Houthi dan pendukungnya.
Di Rabat, Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Maroko mengatakan aksi kriminal itu sebagai provokasi yang mengancam stabilitas dan keamanan Arab Saudi.
Sumber: saudigazette.com.sa
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya