Tidak 24 Jam, Masjid Istiqlal Hanya Buka Waktu Sholat Fardlu dan Tarawih

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 8 April 2021 18:01
Tidak 24 Jam, Masjid Istiqlal Hanya Buka Waktu Sholat Fardlu dan Tarawih
Saat Ramadan dalam kondisi normal, Masjid Istiqlal beroperasi 24 jam.

Dream - Masjid Istiqlal akan dibuka saat Ramadan nanti. Hal ini menyusul keputusan Pemerintah yang membolehkan pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid.

" Iya, dibuka seperti imbauan Pemerintah," ujar Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah.

Setelah ditutup akibat Covid-19, jam operasional Masjid Istiqlal tidak lagi seperti Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya. Jika dalam kondisi normal Masjid Istiqlal beroperasi 24 jam, Ramadan kali ini hanya dibuka pada waktu-waktu sholat fardlu dan Sholat Tarawih.

" Tidak 24 jam seperti saat kondisi normal, hanya waktu sholat fardlu dan Tarawih saja," kata dia.

Abu juga menyatakan saat ini pengelola tengah mempersiapkan aturan ketika jam operasional Masjid Istiqlal nanti. Aturan ini untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan oleh para jemaah.

" (Jemaah) akan terbatas dan sesuai prokes ketat," kata Abu Hurairah.

Sumber: Merdeka.com

1 dari 3 halaman

Masjid Istiqlal Gelar Sholat Tarawih, Cuma Buat 2.000 Jemaah

Dream - Pemerintah telah mengizinkan masjid dan mushola melaksanakan Sholat Tarawih di tengah pandemi Covid-19. Tetapi, pembatasan tetap diterapkan dengan jumlah jemaah maksimal 50 persen.

Masjid Istiqlal pada Ramadan ini juga menggelar Sholat Tarawih. Tetapi, ketentuan yang ditetapkan pemerintah tidak akan dipenuhi seluruhnya.

" Istiqlal itu mungkin tidak sama dengan masjid yang diumumkan pemerintah ya, karena pengumuman Pemerintah itu berlaku umum seperti di masjid komplek," ujar Juru Bicara Masjid Istiqlal, Nur Khayin.

Nur mengatakan jika memenuhi batasan yang ditetapkan pemerintah sebanyak 50 persen, maka jemaah akan tetap banyak. Sebab kapasitas Masjid Istiqlal cukup besar.

" Kalau 50 persennya, Istiqlal itu 100 ribu karena kapasitasnya 200 ribu. Makanya Istiqlal tidak berlaku dengan peraturan masjid itu," kata Nur.

Sehingga, saat Ramadan nanti hanya ada 2.000 jemaah yang dibolehkan Sholat Tarawih di Masjid Istiqlal. Ibadah tersebut akan dilaksanakan di lantai utama.

Terkait dengan kegiatan lain seperti buka puasa dan sahur bersama belum diputuskan. Nur mengatakan pengurus masih melakukan pengkajian lebih lanjut.

Sumber: Liputan6.com.

2 dari 3 halaman

Pemerintah Izinkan Sholat Tarawih dan Id Berjemaah di Masjid

Dream - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyatakan Pemerintah membolehkan pelaksanaan ibadah Ramadan dijalankan secara berjemaah di masjid. Demikian pula dengan Sholat Idul Fitri 1442H.

" Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri pada dasarnya diperkenankan atau dibolehkan," ujar Muhadjir usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Meski demikian, Muhadjir menekankan protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara ketat. Jemaah boleh beribadah di luar rumah.

" Tapi dengan catatan harus terbatas pada komunitas, jadi di lingkup komunitas di mana para jemaahnya memang sudah dikenali satu sama lain," kata dia.

Jemaah dari luar, Muhadjir meminta untuk tidak diizinkan. Kemudian sholat jemaah Tarawih, sebisa mungkin dilaksanakan secara singkat.

" Sehingga waktunya tidak berkepanjangan, tidak terlalu panjang, mengingat masih dalam kondisi darurat ini," kata dia.

3 dari 3 halaman

Jemaah Sholat Idul Fitri Harus Komunitas, Kenal Satu Sama Lain

Mengenai sholat Idul Fitri, Muhadjir juga menyatakan diizinkan dilaksanakan di luar rumah. Tetapi, jemaah harus bersifat komunitas.

" Yaitu dikenal satu sama lain dan juga diupayakan mematuhi protokol yang sangat ketat," kata dia.

Dia juga meminta masyarakat berusaha untuk tidak menimbulkan kerumunan. Terutama ketika datang ke lokasi sholat Idul Fitri baik di lapangan maupun di masjid.

" Maupun ketika saat bubar dari sholat jemaah supaya dihindari betul adanya kerumunan yang terlalu besar," terang Muhadjir.

 

Beri Komentar