Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagus Kahfi (nomor Punggung 20) Menorehkan Prestasi Membanggakan Di Dunia Sepakbola (bola.net)
Dream - Laga Tim Nasional Sepakbola Indonesia U-16 melawan Kamboja di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin kemarin berbuah kemenangan 4-0. Skuad yang dilatih oleh Fakhri Husaini mengantongi 15 poin dan berhak menjadi juara grup A Piala AFF.
Salah satu pemain yang menyedot perhatian adalah Bagus Kahfi. Striker Garuda ini menorehkan prestasi yang cukup membanggakan.
Bahkan Pesepakbola Nasional Bambang Pamungkas sampai menaruh perhatian pada Bagus. Pria yang akrab disapa Bepe ini menyebut Bagus merupakan salah satu harapan bagi dunia sepak bola Tanah Air.
" Banyak talenta-talenta Indonesia yang tidak kalah dengan negara lain, tapi kita tidak bisa mengawal dia supaya sampai di level senior," ujar Bepe di Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018.
Menurut Bepe, dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar para pemain sepakbola junior Indonesia mencapai titik tertinggi. Setiap potensi yang harus mendapat dukungan dari semua pihak.
" Ada potensi di sana, kita dukung. Suatu saat nanti mereka bisa membuat kita bangga," kata Bepe.
Dia juga berharap publik tidak memberikan tekanan berlebihan kepada Bagus dan seluruh Garuda Muda Indonesia. Dia mengajak masyarakat pecinta bola Indonesia untuk membiarkan Bagus berkembang.
" Bagi saya, pressure kadang bikin talenta jadi seperti yang tidak diinginkan. Saran saya, biarkan mereka berkembang," kata Bepe.
Saat ini Bagus Kahfi menjadi top scorer sementara dengan torehan 11 gol. Pencapaian tersebut mencetak sejarah dengan melewati dua top scorer sepanjang masa Piala AFF U-16.
Dua pemain Australia, John Roberts dan Marc Moric merupakan dua top scorer sepanjang masa Piala AFF U-16 dengan torehan 8 gol.
Sore nanti, Indonesia akan berhadapan dengan runner up grup B, Malaysia di laga semi final AFF U-16 di Gelora Delta Sidoarjo. Jika menang dalam laga ini, Indonesia meraih tiket masuk ke babak final.
(Sah, Laporan: Rahma Yultus)
© Dream
Dream - Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Asian Games Indonesia, Komjen Pol Syafruddin mengunjungi pusat pelatihan Tim Nasional Sepakbola U-23 di Bali Selasa kemarin. Syafruddin memberikan motivasi seluruh atlet Indonesia agar menyiapkan mental jelang laga Asian Games.
" Sebagai Chef de Mission, saya menonton dan mengikuti semua perkembangan dan performa yang selama ini dipersembahkan tim nasional, termasuk event terakhir di AFC," ujar Syafruddin melalui keterangan tertulis, Rabu 25 Juli 2018.
" Mudah-mudahan, adik-adik semua bisa mempersembahkan yang terbaik bagi prestasi sepakbola Indonesia," kata Syafruddin melanjutkan.

Di cabang sepakbola, ada 26 negara yang akan bertanding. Syafruddin ingin Timnas u-23 mampu menunjukkan performa terbaiknya.
" Kalau saya ditanya target, saya jawab, targetnya yang terbaik. Semangat Merah Putih harus terus dikobarkan," kata Syafruddin.
Dia mengatakan demam sepakbola melanda tidak hanya Indonesia, namun juga masyarakat dunia. " Asian Games ini harus jadi momentum yang baik," ucap dia.
Asisten Pelatih Timnas U-23, Bima Sakti, mengatakan latihan akan dipusatkan di Stadion I Wayan Dipta. Menurut dia, tim akan difokuskan pada pemantapan akhir dan pemilihan squad yang bermain di Asian Games.
" Semua perlu kerja keras, karena ini pertandingan level Asia. Timnya bagus-bagus seperti Korea, Jepang, Arab Saudi, dan lain-lain," kata Bima.
Timnas U-23 berlatih di Bali selama dua pekan. Sementara pertandingan di cabang sepakbola dimulai pada 14 Agustus 2018 mendatang. (ism)
© Dream
Dream - Banyak orang yang masih bingung mendengar nama cabang olahraga (cabor) Ju-jitsu. Maklum, Ju-jitsu termasuk olahraga baru di Asian Games 2018 dan belum terlalu populer di Indonesia.
Namun jangan salah, walaupun masih seumur jagung, di Asian Games 2018 nanti Ju-jitsu bakal dibebankan target yang tak main-main. Yakni raihan dua medali emas.
Dan salah satu penggawa Timnas jiu-jitsu Indonesia yang akan berjuang adalah Simone Julia.

Sosok Simone menjadi daya tarik tersendiri dalam Timnas jiu-jitsu. Wanita keturunan Indonesia-Kanada itu bukan cuma memiliki wajah dan tubuh yang rupawan. Namun juga memiliki kemampuan tarung yang luar biasa.
Itu terbukti di beberapa ajang. Dan berbagai prestasi yang diukir Julia mengantarkannya ke satu tempat di Timnas jiu-jitsu.
Simi, panggilan akrabnya, akan berlaga di kelas 62 kg. Bukan sesuatu yang mudah untuk dirinya bisa membela Timnas jiu-jitsu Indonesia.
Banyak pengorbanan yang harus ia lakukan. Salah satunya dengan meninggalkan profesi sebagai model dan aktris.

Ini dilakukan demi memperlihatkan keseriusannya dalam membela Indonesia. Kini Simi akan berjuang untuk mengharumkan merah-putih di pentas terbesar se-Asia.
Kehadirannya juga menjadi kesempatan untuk semakin mempopulerkan jiu-jitsu ke masyarakat Indonesia. Terlebih, Simi memiliki daya tarik dari wajah yang cantik dan tubuh yang seksi.

Semoga Berhasil Julia dan seluruh skuat Timnas jiu-jitsu Indonesia!
(ism, Sumber Foto: instagram.com/simonejuliaa, video: YouTube.com/Kemenpora RI)
© Dream
Dream - Asian Games 2018 sebentar lagi bakal bergulir. Atlet Indonesia pun terus mempersiapkan diri untuk menyambut pesta olahraga terbesar di Asia yang akan mampir di tanah air.
Salah satu atlet yang menarik perhatian dan patut ditunggu adalah 'Spiderwoman' berhijab, Aries Susanti Rahayu.
Dara kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 21 Maret 1995 itu akan berlaga untuk Indonesia di cabang panjat tebing.
Dalam ajang uji coba jelang Asian Games 2018 lalu, Aries mampu mengalahkan pemanjat asal Rusia, Elena Timofeeva, dengan catatan waktu 7,51 detik.
Atas prestasinya itulah, Aries mewndapat julukan 'Spiderwoman' alias Laba-laba Wanita dari Indonesia.

Sebelumnya, Atlet yang masih tercatat sebagai mahasiswa Universitas Muhammadyah Semarang itu juga baru saja menggondol emas lewat kejuaraan internasional panjat tebing nomor speed di Chonqing Cina awal Mei lalu.
Mengenai penampilanya yang berhijab, Aries pun tampak sama sekali tak terganggu saat bertanding maupun latihan.
Wah keren banget ya, semoga saat Asian Games nanti Aries mampu mengukir prestasi bidang panjat tebing untuk kebanggaan negeri.

Semoga Berhasil Aries dan seluruh skuat Timnas panjat tebing!
(Sumber Foto: instagram.com/aries_susanti)
(Sumber video: YouTube.com/Kemenpora RI)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya