Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Dalam mendidik anak, tak ada aturan yang baku. Setiap keluarga memiliki pola asuh dan kebiasaan yang berbeda. Namun sebagai umat muslim, kita bisa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam mengasuh buah hati.
Dikutip dari DalamIslam.com, beliau memberikan contoh yang baik dalam mendidik anak. Nabi Muhammad dikenal sebagai sosok yang penyayang dan penyabar. Ia tidak pernah membentak anak namun juga tegas dalam urusan agama.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah Shallallau ‘Alaihi Wasallam berasabda: “ Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR.Tirmidzi).
Dalam mendidik anak, Rasulullah tidak selalu mengekang. Beliau suka melihat anak bermain. Sebagaimana dijelaskan dalam riwayat yang disampaikan oleh Aisyah R.A.
“ Aku dahulu pernah bermain boneka di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam. Aku memiliki beberapa sahabat yang biasa bermain bersamaku. Ketika Rasululah shallallahu ‘alaihi wa salam masuk dalam rumah, mereka pun bersembunyi dari beliau. Lalu beliau menyerahkan mainan padaku satu demi satu lantas mereka pun bermain bersamaku.” (HR. Bukhari).
Hal terpenting dan yang harus dikenalkan pada anak sejak kecil adalah dekat dengan Allah SWT. Dalam hal ini, orangtua harus mulai mengenalkan ketauhidan.
Ilmu ini sangat penting untuk diajarkan kepada anak semenjak dini. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah. Belia mengajarkan anak-anaknya untuk mengucapkan Lailaha illaallah yang mana berarti tidak ada Tuhan selain Allah. Dan Allah itu Maha Esa.
Dijelaskan dari Ibn Abbas, Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “ Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “ Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “ Lailaha-illallah. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “ Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (sya’bul Iman)
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

