Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ini Bukan Pertama Kalinya Seorang Ustaz Salafi Menyebabkan Kontroversi Di Mesir (Huffingtonpost)
Dream - Seorang ulama Mesir mengeluarkan fatwa kontroversial. Dalam fatwa itu, dia menyatakan bahwa seorang pria dipersilakan mengintip calon istrinya yang sedang mandi, asal dia benar-benar berniat menikahinya.
Dalam sebuah video, seorang ustaz Salafi, Usamah al-Qawsi, mengatakan seorang pria bisa mengintip wanita yang menjadi calon istrinya saat mandi dengan sembunyi-sembunyi.
" Jika Anda benar-benar jujur dan ingin menikah dengan wanita itu, Anda bisa bersembunyi untuk melihatnya. Melihat hal-hal yang dia sembunyikan saat sebelum menikah. Hal ini dapat diterima asalkan niat Anda murni (ingin menikahinya)," kata Qawsi dalam video.
Dalam Islam, seorang wanita dilarang menunjukkan bagian-bagian tubuhnya selain tangan dan muka, selain kepada suaminya atau anggota keluarga kandungnya.
Fatwa yang agak 'nyeleneh' itu langsung mendapat penolakan dari Menteri Urusan Wakaf Mesir, Mohammad Mukhtar.
" Di mana letak kemuliaan dan kehormatan seorang pria mengintip seorang wanita sedang mandi?," kata Mukhtar.
" Apakah Anda membiarkan ini terjadi pada anak Anda? Islam mengajarkan kita kesopanan dan semua agama setuju itu."
Ini bukan pertama kalinya seorang ustaz Salafi menyebabkan kontroversi di Mesir.
Pada gelaran Piala Dunia 2014 Juni lalu, seorang ulama ultra konservatif Mesir mengatakan menonton pertandingan sepakbola hukumnya haram dalam Islam karena hal itu merupakan gangguan dan dapat menghancurkan bangsa.
Yasser Borhami, anggota pendiri gerakan Salafi utama di Mesir, Call Salafi, mengatakan menghabiskan waktu dengan menonton pertandingan sepak bola merupakan 'bencana yang membuat saya sangat marah'.
Ditambahkannya, menonton sepakbola mengganggu orang menjalankan ibadahnya sehingga akhirnya menyebabkan 'kehancuran bangsa dan rakyat'. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya