Update Corona 18 Oktober, Sebanyak 3.732 Orang Dinyatakan Sembuh

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 18 Oktober 2020 16:12
Update Corona 18 Oktober, Sebanyak 3.732 Orang Dinyatakan Sembuh
Ada 80 orang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 pada hari ini.

Dream - Pada hari ini, Minggu 18 Oktober 2020 sebanyak 4.105 orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19. Menurut catatan Satgas Covid-19, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 361.867.

Untuk angka kesembuhan, tercatat 3.732 orang pada hari ini dilaporkan sembuh. Dengan demikian, ada 285.324 pasien Covid-19 di Indonesia sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19

Sementara itu, masih ada juga penambahan kasus meninggal dunia akibat Corona Covid-19 di Indonesia. Ada 80 orang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 pada hari ini. Jadi, total akumulatif ada 12.511 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat ini di Indonesia.

Data update pasien Corona Covid-19 ini tercatat sejak Sabtu, 17 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Sumber: Liputan6.com

1 dari 3 halaman

Peneliti Ingatkan Pasien Covid-19 Bisa Tertular Lagi Dengan Gejala Lebih Parah

Dream – Pencarian vaksin Covid-19 terus menemukan titik terang. Beberapa vaksin yang diuji coba menunjukan hasil positif dan tak berefek samping pada tubuh relawan. Namun upaya mencegah terinfeksi corona tetap harus dilakukan dengan menerapkan protokol 3m yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Di lain pihak, para ilmuan dan peneliti terus menerus mencari tahu bagaimana virus Covid-19 bekerja. Dalam sebuah penelitian dari Lancet Journal menyebutkan seorang mantan pasien Covid-19 masih mempunya kemungkinan kembali tertular virus yang sama.

Peneliti juga berusaha mengungkap berapa lama antibodi seseorang dapat bertahan setelah terinfeksi.

Meskipun kasus ini masih jarang terjadi, namun kemungkinan terjadinya infeksi kedua kali pada pasien Covid-19 yang sudah sembuh dapat dianggap remeh.

2 dari 3 halaman

Kasus pertama

Ilustrasi© Freepik

Kasus pertama yang dikonfirmasi terkait infeksi ulang dari pasien covid-19 ditemukan di AS. Pasien tersebut berasal dari Nevada dan tertular dua jenis virus SARS-CoV-2 yang berbeda dalam rentang waktu 48 hari.

Kasus tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai berapa lama antibodi dapat bertahan sebagai pelindung dari covid-19.

Para peneliti menyebutkan selama pengulangan infeksi, gejala yang dialami akan semakin parah. Bahkan hingga membutuhkan oksigen sebagai alat pernapasan.

3 dari 3 halaman

Gejala yang lebih parah

Ilustrasi© Freepik

Kasus ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran. Namun juga berdampak pada vaksin yang tengah dikembangkan. Terlebih dengan adanya gejala yang lebih parah setelah terinfeksi kembali.

Para peneliti berspekulasi gejala parah yang ditimbulkan disebabkan adanya hubungan dengan seberapa ganas virus tersebut dan seberapa banyak viral load yang ditemui orang itu untuk kedua kalinya.

“ Kemungkinan infeksi ulang dapat memiliki dampak signifikan bagi pemahaman kita terkait kekebalan covid-19. Terutama jika belum ditemukan vaksin yang efektif. Kami masih membutuhkan lebih banyak penelitian untuk memahami mengapa beberapa dari infeksi kedua ini, meski jarang muncul namun ketika terinfeksi kembali justru menimulkan gejala yang lebih parah,” ungkap penulis utama studi, Mark Pandori.

(Sumber: timesofindia.indiatimes.com)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar