Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Para Pendaki Di Gunung Merapi Panik Saat Kepulan Asap Membumbung Tinggi (Foto: Istimewa)
Semuanya sudah dievakuasi turun.
Dream - Para pendaki dikejutkan dengan erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat pagi, 11 Mei 2018 pukul 07.32 WIB. Asap vulkanik yang membumbung tinggi membuat para pendaki panik.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, rekaman yang beredar di media sosial itu memang berada di area Gunung Merapi.
"Ya benar. Itu di Pasar Bubrah," kata Sutopo kepada Dream.
Sutopo mengatakan sekitar 160 orang pendaki yang berada di bawah puncah Gunung Merapi itu kini telah dievakuasi.
"Semuanya sudah turun. Tidak ada korban jiwa," ucap dia.
Sekitar 160 orang pendaki saat berada di bawah puncak kawah Gunung Merapi saat terjadi erupsi. Saat ini semua pendaki dievakuasi. Tidak ada korban jiwa. Jalur pendakian Gunung Merapi ditutup untuk sementara waktu. pic.twitter.com/SdyIK56Tkj
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)May 11, 2018
Akibat aktivitas vulkanik Gunung Merapi, untuk sementara waktu jalur pendakian ditutup untuk sementara.
Merapi keluarkan asap setinggi 5.500 meter. Letusan itu mengeluarkan suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat.
"Letusan melontarkan abu vulkanik, pasir, dan material piroklaktik," ujar dia.
Meski erupsi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) tidak menaikkan status Gunung Merapi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memantau informasi resmi dari otoritas resmi. (ism)
© Dream
Dream - Video rekaman dari jarak dekat itu beredar di sosial media, termasuk di akun Sutopo. Seperti apa videonya? Berikut tayangannya:
(Sumber: Youtube/peternak maju bersama)