5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Pemotor Halangi Ambulans (Foto: Instagram @info_jakartatimur)
Dream - Viral video mobil ambulans yang tengah membawa pasien bayi dalam keadaan kritis dihalangi pengendara motor saat melaju dari Puskesmas Jatinegara menuju RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.
Tak hanya itu, pemotor dengan pelat nomor B 4681 TEI itu juga menggebrak kaca kanan ambulans tersebut. Aksi tak pantas ini viral di media sosial, salah satu akun Instagram yang mengunggahnya adalah @info_jakartatimur.
" Padahal jelas saya sedang membawa pasien EMERGENCY (Kode MERAH) dimana pasien tersebut adalah Bayi menggunakan Inkubator dan kondisi udah sangat kritis karena lahir secara premature," demikian keterangan video itu.
Pada awalnya, ambulans terlihat memperlambat lajunya saat berada di persimpangan Otista Raya. Ambulans juga terdengar menyalakan sirine sebagai tanda agar pengendara jalan di depannya memberikan akses untuk melintas.
Namun tetiba seorang pengendara motor berbadan kekar menggunakan atribut taktikal terlihat terdiam dan enggan meminggirkan kendaraannya. Padahal dirinya jelas mengetahui adanya keberadaan ambulans di belakangnya.
" Namun salah satu pengendara plat B 4681 TEI yang menggunakan atribut instansi tidak mengindahkan sirine ambulans padahal dia sudah melirik ke spion dan sirine sudah saya nyalakan. Karena kejadian tersebut saya tidak sengaja menyenggol spion motor beliau," tulis keterangan unggahan.
Pada klip selanjutnya, ambulans secara tak sengaja mengenai spion milik pengendara motor tersebut. Tak terima, pengendara yang diduga aparat itu melakukan pengejaran terhadap ambulans.

Dalam video yang beredar, terlihat pengendara motor sempat memukul kacaa depan bagian sopir dan sengaja memotong laju kendaraan ambulans.
" Dari sini ternyata kita sudah diikuti pemotor tersebut, sampai kemudian kaca pintu depan sebelah kanan ambulans saya di gebrak oleh si pemotor tersebut, padahal saya sedang membawa pasien EMERGENCY dan harus segera mendapatkan penanganan rumah sakit da dengan sengaja memotong laju kendaraan kami," tulisnya.

Dalam video lainnya, perekam yang sama sempat membagikan potret pasien bayi kritis yang dibawa oleh ambulans. Terlihat sang bayi berada di dalam inkubator dengan berbagai peralatan medis.
" Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua agar memberikan Akses terhadap Ambulans Gawat Darurat disaat sedang membawa pasien, karena Kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi pasien didalamnya," tulis keterangan unggahan.
Hingga artikel ini dibuat, belum diketahui secara pasti identitas pelaku dan apakah benar pria tersebut merupakan seorang aparat.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?