Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menkopolhukam Wiranto (Foto: Liputan6.com)
Dream - Menteri Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto akhirnya buka suara mengenai kabar yang menyebut anak dan cucunya menganut Islam garis keras. Wiranto menyebut anaknya yang telah meninggal, Zainal Nurizky belajar Islam hingga Afrika murni karena kesadarannya.
" Dia (Zainal) minta izin untuk keluar dari Universitas Gadjah Mada yang sangat bergengsi itu karena keprihatinan dan kesadarannya melihat perilaku sebagian generasi muda yang tidak lagi memiliki kepribadian yang tepuji," ujar Wiranto melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Senin, 19 November 2018.
Wiranto mengatakan, Zainal belajar Alquran yang bebas politik di Pondok Pesantren Internasional di wilayah Land Asia, Afrika Selatan.
Pondok pesantren itu, kata Wiranto, khusus untuk memantapkan pemahaman Alquran dengan mengedepankan persaudaraan dan kedamaian.
" Sayang sekali baru satu tahun belajar dari 7 tahun yang harus dijalaninya, dia (Zainal) meninggal disana karena sakit, disaat membaca ayat-ayat suci. Maka saat ada orang yang mencibir dan memfitnah, saya pun hanya tertawa, karena memang tidak perlu saya layani," ucap dia.

Tuduhan lain yang muncul yaitu ketika cucunya Ahmad Daniyal Al Fatih meninggal dunia. Sebab, banyak yang melihat, ibu Daniyal, ayah, dan kakak-kakaknya mengenakan busana bersadar dan berserban.
" Media sosial ramai membincangkan tentang mereka. Ada yang senang dan ada pula yang mencerca dengan prasangka dan cara mereka. Bahkan mencoba menghubung-hubungkan dengan tugas dan jabatan saya sebagai Menko Polhukam," kata dia.
Wiranto mengatakan, selama 32 tahun bertugas di dunia militer dan politik, serta pemerintahan, dia telah menjaga keutuhan, kedaulatan, dan kehormatan negeri.
" Prestasi, pujian, juga fitnah dancercaan sudah tak terbilang banyaknya, namun tidak menggoyahkan kecintaan saya kepada negeri ini dan keyakinan saya tentang ideologi negara Pancasila, Saptamarga yang telah merasuk dalam jiwa raga saya," ucap dia.
Wiranto mengaku telah mengajari keluarganya untuk merasa memiliki, mencintai, dan membela negeri ini.
" Jangan campur adukkan agama dengan ideologi negara, jangan jual agama untuk kepentingan politik dan jangan jual agama untuk mencari keuntungan finansial. Dalami agama untuk bekal di akhirat dan memberikan kebaikan bagi sesama, bangsa dan negara," kata dia.
" Kamu boleh kenakan baju apa saja, selama kamu merasa nyaman tetapi yang penting janganlah penampilanmu hanya untuk pamer tentang ke-Islamanmu, karena kedalaman agamamu bukan diukur dari pakaianmu atau penampilanmu, tetapi akhlak dan perilakumulah yang lebih utama," ujar Wiranto.
Wiranto menegaskan memberikan kebebasan kepada keluarganya untuk menjadi apa saja dan melakukan apa saja. Sepanjang tidak keluar dari rambu-rambu kehidupan yang telah dipesankannya.
Wiranto selalu menekankan kepada keluarganya untuk berusaha memberikan kebaikan kepada negeri ini dan bukan malah merepotkan negeri ini.
" Saya mendirikan Partai Hanura, namun tak seorang pun dari keluarga saya menjadi pengurus partai. Saya memang meminta dengan sungguh-sungguh kepada mereka untuk jangan sekali-kali memanfaat jabatan saya untuk kepentingan pribadi. Saya bersyukur sampai detik ini kami sekeluarga masih dapat mempertahankan komitmen itu," kata Wiranto.
Sumber: Liputan6.com/Devira Prastiwi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya