Wakil Ketua DMI, Komjen Pol Syafruddin (merdeka.com)
Dream - Indonesia mengalami kekurangan mubaligh untuk mengisi pengajian di masjid. Jumlah mubaligh yang ada saat ini dinilai belum sebanding dengan banyaknya kebutuhan akan ceramah keagamaan.
" Dibutuhkan mubaligh, ustaz paling sedikit 300 ribu untuk bisa memenuhi kebutuhan pengajian," ujar Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia, Komjen Pol Syafruddin, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 25 Juli 2016.
Syafruddin mengatakan jumlah itu cukup untuk mengisi ceramah di masjid-masjid di seluruh Indonesia. Menurut dia, jumlah masjid di Indonesia mencapai 800 ribu masjid.
" Kami pengurus DMI sudah mendata semaksimal mungkin yang kita anggap akurat, jumlah masjid di seluruh Indonesia insya Allah berjumlah 800 ribu masjid," kata Syafruddin.
Lebih lanjut, Syafruddin mengatakan para mubaligh tidak perlu khawatir jika tidak mendapat bisa berceramah. " Karena dibutuhkan 300 ribu ustaz untuk mengisi pengajian," ucap dia.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan