Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Jadwal imsakiyah hari ini, Minggu, 30 Mei 2019 sudah memasuki hari ke-25 Ramadan. Umat Islam banyak memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah sunnah.
Saat menunaikan ibadah, tentu saja tubuh kita harus benar-benar suci dari segala hadas besar dan kecil.
Berbicara soal hadas, ada satu kebutuhan fisik manusia yang tak pernah bisa dihilangkan yaitu buang hajat. Ini agar kinerja tubuh dapat berjalan secara normal.
Tetapi, dalam Islam buang hajat tidak sekadar mengeluarkan kotoran. Ada adab yang patut diperhatikan.
Sedikitnya, ada lima larangan ketika membuang hajat. Hal ini seperti dijelaskan oleh Sayyid Al Bakri dalam kitab I'anatuth Thalibin.
Dikutip dari Islami, larangan pertama yaitu banyak bicara. Termasuk dengan telepon apalagi sampai video call. Bicara saat buang hajat tidak sesuai dengan akhlak yang diajarkan Rasulullah.
Larangan kedua yaitu melihat kotoran yang keluar. Aktivitan ini tidak ada gunanya, malah cenderung menjijikkan.
Larangan ketiga yaitu membuang ingus di saat buang hajat. Jika ingin buang ingus, selesaikan dulu buang hajatnya.
Buang ingus bersamaan dengan buang hajat dapat mengganggu. Dikhawatirkan najis bisa tercecer ke mana-mana.
Larangan keempat yaitu makan dan minum. Tidak etis makan di kamar mandi karena termasuk tempat najis.
Juga merokok, sebisa mungkin tidak dilakukan ketika buang hajat.
Larangan kelima yaitu tolah-toleh. Ketika buang hajat, pandangan cukup diarahkan ke satu titik. Boleh menoleh asalkan sebatas ada kebutuhan.
Sebentar lagi, Ramadan akan meninggalkan kita. Meski begitu, masih ada cukup waktu untuk meningkatkan ibadah.
Manfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Caranya dengan memperbanyak amalan sunah.
Berikut jadwal imsak 25 Ramadan 1440 H atau 30 Mei 2019.
Jadwal Imsak Jakarta

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Jadwal Imsak Semarang

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Jadwal Imsak Surakarta

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Untuk jadwal imsak kota lain dapat dibuka pada tautan ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya