Ilustrasi Suap.
Dream – Sudah merupakan kewajiban dokter untuk melayani pasiennya yang datang ke kliniknya untuk berobat. Tapi, bagaimana jika ada pasien yang datang ke klinik untuk menarik kembali laporan kesehatan?
Terlebih jika ada uang sogokan yang disodorkan pasien?
Dilansir dari Mynewshub, Jumat 5 Mei 2017, seorang dokter di Malaysia, Ahmad Zakimi Abdullah, membagikan pengalamannya ketika ada pasangan suami istri yang mencoba menyogoknya.
Lewat tulisan berbahasa Melayu yang diunggah di akun Facebooknya, Ahmad bercerita ada seorang wanita yang ke klinik untuk berobat karena mengaku dipukul oleh suaminya dengan obeng.
Namun, beberapa hari kemudian, setelah mendapatkan perawatan dari dokter, wanita yang sama kembali datang ke klinik untuk meminta kembali laporan kesehatan pasien.
© Dream
“ Hari itu dokter membuat laporan kesehatan karena terluka akibat dipukul suami. Bolehkah saya menarik kembali laporan kesehatan itu sebab suami saya sekarang dimintai keterangan tentang kasus ini,” tanya sang wanita, begitu tulis Ahmad.
Dokter ini pun menolak menarik kembali laporan yang telah dibuat. Alasannya, Ahmad tidak mau menyalahi tugasnya sebagai dokter.
“ Eh, tidak boleh Bu. Itu laporan pemeriksaan saya terhadap Ibu sebagai pasien saya. Kalau saya tarik, itu menyalahi etika dokter,” kata dia.
© Dream
Yang lebih mengejutkan lagi, wanita itu menawarkan uang sebanyak 200 ringgit (Rp616.206) kepada dokter karena tidak mau suaminya dipenjara.
Ahmad yang bekerja di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur sadar wanita—dan suaminya, itu mencoba menyuapnya untuk menarik kembali laporan itu dengan uang yang lebih besar, yaitu 3,8 juta ringgit (Rp11,7 miliar).
Dia pun tetap menolak menerima uang panas itu. Alasannya, dia tidak ingin dipenjara dan menanggung dosa.
Mendengar penolakan dokter, pasangan itu berlalu meninggalkan dokter. “ Masa bertengkar, suami istri tidak ingat dosa dan hukum,” tulis Ahmad lagi.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global