Dream - Sudah dalam beberapa tahun terakhir, PT KAI menerapkan peraturan larangan merokok di dalam kereta api. Jawatan ini pun memberian sanksi bagi mereka yang ketahuan melakukan pelanggaran dengan diturunkan di stasiun terdekat.
Meski begitu, masih ada saja orang yang berusaha melanggar. Salah satunya seperti merokok dalam toilet.
Seperti yang dialami satu keluarga yang menumpang Kereta Api Prambanan Ekspress relasi Kutoarjo-Solobalapan. Mereka diturunkan secara paksa di Stasiun Rewulu, Bantul karena sang ayah ketahuan merokok di toilet.
Insiden ini terjadi pada Jumat pekan lalu. Sang ayah yang mengenakan jaket hitam tertangkap tangan merokok oleh dua Polisi Khusus Kereta (Polsuska).
Sempat terjadi perdebatan antara pria tadi dengan dua Polsuska. Pria tersebut berdalih dulu merokok di dalam kereta tidak dilarang.
Tetapi, pembelaan pria itu diabaikan Polsuska. Alhasil, pria tadi bersama istri dan anaknya diturunkan secara paksa.
" Dia merokok di dalam kereta, aturannya no smoking di dalam kereta, kita turunkan paksa," kata salah satu Polsuska, Arifin, dikutip dari kebumenekspres.com.
Kejadian ini dibenarkan oleh Humas KAI Daop v Purwokerto Ixfan Hendriwintoko. Ixfan menegaskan selain diturunkan paksa, penumpang merokok tidak mendapatkan ganti rugi.
" Bahwa merokok di dalam gerbong kereta dilarang. Bahkan PT KAI akan menurunkan paksa di stasiun terdekat bagi penumpang yang merokok di atas gerbong. Tak hanya itu, penumpang juga tidak diberikan uang ganti tiket," ucap Ixfan.
Selanjutnya, tiket kereta yang dibeli penumpang langsung hangus begitu melakukan pelanggaran. Aturan ini sudah lama berlaku.
" Prinsipnya kereta harus bebas rokok. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan kepada penumpang," kata Ixfan. (ism)
Advertisement

Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Imbangi Dinamika Dunia Kerja


Model AI Meta Retas Perusahaan Lain Saat Uji Coba Keamanan Siber, Apa Dampaknya untuk Kita?

Bukan 17 Agustus, Ini Kota yang Sudah Proklamasikan Kemerdekaan 2 Hari Sebelumnya


Saat Orang Tua Stres, Anak Justru Semakin Lama Berada di Depan Layar

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri