Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Roy Martin harus mempertanggungjawabkan tindakannya mencuri mobil Daihatsu milik Didik Febrianto. Pria bernama lengkap Roy Martin Sianipar itu diringkus jajaran Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam menjalankan aksinya, Roy menggunakan modus berpura-pura mengaku sebagai anggota intel di kepolisian.
"Benar mobil korban telah diambil oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal dan mengaku sebagai intel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dikutip Dream dari laman Merdeka.com, Sabtu, 31 Maret 2018.
Kejadian perampokan bermula ketika Roy bertemu korban di Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada Selasa (20 Maret 2018) lalu. Mengaku sebagai intel, pelaku akhirnya berhasil menumpang kendaaan korban yang mengantarnya ke tempat tujuan di kawasan Penjaringan.
"Namun di tengah jalan pelaku mengambil alih kemudi mobil menuju ke kontrakan di Kapuk Rawa Indah, Penjaringan lalu pelaku mengajak korban ke salah satu kamar," jelas Argo.
Ketika korban sedang istirahat di dalam kamar, pelaku langsung mengunci dari luar dan membawa kabur mobil box Daihatsu berplat nomor B9114 BCQ.
"Pagi harinya pemilik kontrakan membuka pintu dan korban berhasil keluar. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Metro Penjaringan," ujarnya.
Polisi akhirnya membekuk Roy di Kapuk Empang Penjaringan Jakarta Utara, Kamis (29/3/2018). Penangkapan dilakukan setelah polisi menangkap Legito yang berperan sebagai penadah mobil hasil curian Roy.
"Bandit yang mengaku sebagai intel di kepolisian itu juga mengakui perbuatannya setelah diinterogasi petugas," kata Argo.
Selain berhasil mengamankan mobil curian, polisi juga menyita tiga buah STNK, tiga buah SIM, sebilah pisau, pisau cutter, lima buah telepon genggam dan dua buah jam tangan.
(Sah, Merdeka.com)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari