Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Tania (Daily Star)
Dream - Ini peringatan untuk para orangtua. Segera bawa anak Anda ke dokter bila sakit. Jangan menegutamakan klenik, karena akibatnya sangat fatal.
Belajarlah dari kisah malang bocah asal Dantewada, India, ini. Tania, namanya. Wajahnya rusak dan nyaris terlambat diobati karena orangtuanya lebih percaya ilmu hitam daripada pergi ke dokter.
Dari foto yang diunggah berbagai media terlihat wajah tania penuh luka. Bahkan bernanah. Merata di seluruh permukaan kulit wajah.
Orangtua Tania percaya penyakit yang diderita anaknya itu akibat ulah ilmu hitam. Sehingga mereka tak membawa bocah malang itu ke dokter. Mereka lebih suka mengobatinya dengan cara tradisional.
© Dream
Tapi, penyakit Tania semakin parah. Luka di sekujur wajahnya menjadi bernanah dan merata. Hingga akhirnya dibawa juga ke rumah sakit. Dokter yakin wajah Tania diserang bakteri.
" Infeksi dimulai di wajah dengan ruam kecil," kata Rajesh Djruv, dokter rumah sakit umum di Dantewada, sebagaimana dikutip Dream dari laman Daily Star, Senin 14 Agustus 2017.
Karena kurangnya pengobatan, kemiskinan, tabu sosial dalam komunitas kesukuan, dan kelalaian oleh orangtua, kondisi Tania semakin memburuk dalam dua bulan terakhir.
" Pertama, mereka membawa anak itu ke dukun untuk perawatan gaib, tapi saat infeksi memburuk, orangtua membawa Tania ke rumah sakit kami dua minggu yang lalu," tambah Rajesh.
Dengan sumber daya yang terbatas, tim kesehatan di rumah sakit Dantewada merawat Tania. Beberapa hari setelah perawatan anak itu menunjukkan kesembuhan. Sekarang wajahnya kembali normal.
" Kemungkinan besar bakteri yang menginfeksi Tania adalah staphylococcus aureus atau streptococcus pyogenies," ujar Rajesh.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha