Boby Berliandika (Youtube - X-Factor Indonesia)
Dream - Tampilan remaja itu tak begitu istimewa. Bertubuh mungil. Kulitnya gelap. Wajah pun bisa dibilang pas-pasan. Hanya kostum warna merah dan hitam saja yang terlihat serasi dengan pangung yang tengah dia tapaki malam itu.
Meski demikian, remaja itu penuh percaya diri. Langkahnya mantap. Menuju ke tengah pentas. Dia lantas berhenti. Menghadap penonton dan dewan juri yang duduk di depan panggung.
“ Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu,” sapa remaja itu sambil tersenyum lebar.
Remaja yang tampil di panggung itu adalah Boby Berliandika. Dia jauh-jauh datang dari Situbondo, Jawa Timur, ke Jakarta, untuk mengadu nasib di panggung X-Factor Inonesia. Perjalanan itu dia tempuh dengan bus dari Situbondo ke Surabaya dan dilanjutkan dengan kereta ke Jakarta.
Dan di atas panggung malam itu, Boby akan unjuk kebolehan bernyanyi di hadapan penonton dan empat juri sekaligus penyanyi kawakan tanah air: Bebi ‘Romeo’, Afghan, Rossa, dan Ahmad Dhani.
© Dream
Malam itu, Boby bukanlah siapa-siapa. Dia hanya salah satu peserta audisi dari daerah yang dinyatakan lolos ke Jakarta. Belum ada yang tahu apa yang bisa dilakukan oleh pemuda 19 tahun ini. Dia tak lebih dari sekadar orang kampung yang mengadu nasib ke Ibukota.
“ Kalau saya lihat muka kamu nih, kayaknya penuh motivasi. Motivasi kamu itu apa?” tanya Bebi. Pertanyaan itu disambut gelak tawa penonton dan para juri.
Entah apa maksud tawa itu. Yang jelas Boby tak peduli. Dengan polos remaja yang baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) itu menjawab pertanyaan itu dengan kisah tentang pesan sang ayah yang meninggal sebelum audisi X-Factor digelar.
“ Kamu punya bakat nak, kenapa nggak kamu salurkan saja, sebentar lagi ada audisi X-Factor’,” tutur Boby mengenang pesan sang ayah. Kepada sang ayah, Boby berjanji akan berusaha ikut ajang ini.
Sejak kematian sang ayah, Boby menjadi tulang punggung keluarga. Dia melakukan pekerjaan apapun untuk mencukupi kebutuhan hidup. Oleh karena itu, dia berinisiatif ikut audisi X-Factor. Selain memenuhi janji kepada mendiang sang ayah, dia juga ingin membahagiakan keluarga lewat ajang ini.
Kisah Boby ternyata tak cukup membuat Ahmad Dhani yakin pada kemampuan remaja Madura itu. Musisi berkepala pelontos ini dengan bercanda mengajukan pertanyaan yang seolah tak yakin dengan bakat bernyanyi Boby.
“ Dari mana bapakmu tahu bahwa kamu punya bakat bela diri?” Para penonton kembali tertawa. Hahahaha... “ Nyanyi,” kata Boby meluruskan pertanyaan Dhani. “ Oh nyanyi,” balas Dhani.
Kisah wasiat bapak yang diceritakan oleh Boby itu rupanya menarik perhatian keempat juri. Mereka terus menghujani Boby dengan pertanyaan. Para juri masih ragu pada wasiat itu, bagaimana sang bapak bisa yakin dengan kemampuan Boby.
“ Ketika mendiang ayahmu itu mengatakan kamu punya bakat, itu kamu menatap wajah ayahmu, nggak?” tanya Dhani. “ Nggak,” jawab Boby.
Dhani masih saja ragu. Dia kembali bertanya. “ Saat ayahmu bicara itu, nadanya bercanda apa serius?” “ Serius, pas tempatnya di rumah sakit,” jawan Boby singkat.
“ Tapi bapakmu jarang bercanda?” tanya Dhani lagi. “ Mungkin saat itu sedang bercanda,” timpal Rossa.
Sudah hampir lima menit Boby di atas panggung itu. Selama itu pula para juri seolah masih meragukan kemampuan Boby. Para juri tak segera menguji kemampuan vokal Boby. Melainkan hanya mengajukan pertanyaan yang seolah meremehkan Boby.
© Dream
Tibalah saat itu. Boby bersiap menyanyikan lagu “ Mirasantika” yang dipopulerkan Raja Dangdut, Rhoma Irama. Musik diputar. Boby mulai beraksi dengan gayanya. Saat itulah banyak orang tercengang. Selama ini orang mengenal lagu “ Mirasantika” versi dangdut yang dibawakan Rhoma. Tapi malam itu, Boby benar-benar mengubahnya. Tak ada kesan dangdut. Boby mengaransemen ulang lagu itu ke dalam genre jazz.
Yang lebih mencengangkan adalah suara Boby. Dengan merdu dia melantunkan tembang itu dengan aroma jazz yang kental. Semua penonton bergoyang. Para juri yang semula meragukan kemampuan Boby menjadi melongo. Bebi bahkan mengacungkan jempolnya. Mereka benar-benar larut dalam irama jazz dan lantunan “ suara emas” Boby.
Hanya dua menit Boby bernyanyi. Sebelum akhirnya Rossa mengangkat tangan. Pertanda meminta musik dihentikan. Boby pun menyudahi pertunjukan. Namun itu bukan pertanda buruk. Aksi Boby dihentikan karena para juri merasa sudah yakin dengan kemampuannya. Dalam waktu dua menit itu, Boby memapu menghapus keraguan orang. Semua berubah dengan singkat.
Semua orang bertepuk tangan. Termasuk empat dewan juri. Beberapa di antara mereka bahkan berdiri sambil bertepuk tangan sebagai penghormatan. “ Kamu tahu nggak, mereka nggak tahu lagu aslinya itu siapa yang nyanyi. Kasih tahu mereka,” pinta Rossa dengan berbinar.
“ Bang Haji Oma Irama,” jawab Boby. “ Itu lagu dangdut. Dan siapa yang bikin aransemennya?” tanya Rossa. “ Saya sendiri,” jawab Boby. “ Kamu bikin aransemennya?” tanya Rossa tak percaya.
Tak hanya gemar menyanyi. Boby juga suka mengutak-atik lagu. Itu pula yang dia lakukan sebelum mengikuti audisi. Salah satu persiapannya adalah mengaransemen ulang lagu “ Mirasantika” tersebut. “ Kebetulan pas waktunya dengan latihan, pas mengulik lagu ini,” kata Boby.
Rasa kagum juga disampaiakan Bebi. Musisi yang mengernyitkan dahi saat pertama melihat Boby itu rupanya menjadi percaya dengan kemampuan peserta yang tengah dihadapinya. “ Kamu bagus banget hari ini, megapa coba?” tanya Bebi. “ Mungkin karena saya yakin,” jawab Boby.
“ Betul, berarti saya percaya mendiang ayahmu menitiskan kata terakhir kepadamu itu betul adanya,” timpal Bebi. Boby mengantongi 4 “ yes” dari juri sebagai tanda lolos ke babak selanjutnya.
Kemampuan vokal Boby bukan didapat dalam sehari dua hari. Pria yang suka “ ngeband” ini telah rajin ikut lomba tarik suara sejak di bangku Sekolah Dasar. Dia kerap ikut lomba nyanyi tanpa persetujuan orangtua.
“ Setelah saya juara, saya perlihatkan ke orangtua bahwa saya bisa,” kata dia.
Dan kini, Boby yang dulu diam-diam ikut lomba itu tampil di panggung X-Factor Indonesia. Bukan pentas tingkat SD maupun RT. Melainkan ajang bergengsi di tanah air yang sudah melahirkan penyanyi terkenal sekelas Fatid Shidqia.
Video penampilan Boby yang diunggah oleh akun resmi X-Factor Indonesia ke laman Youtube sejak 3 April silam juga laris manis. Hingga Senin 13 April 2015, video itu sudah ditonton 2.481.707 pengguna Yutube. Nama Boby juga melambung di sejumlah media.
Tapi ajang ini masih awal. Meski menyimpan talenta luar biasa, masih terlalu pagi untuk mendaulat Boby sebagai jawara. Selain itu, masih banyak pula peserta dengan segudang bakat dan prestasi. Persaingan masih panjang.
Namun semua itu tak membuat Bobi ciut nyali. Mahkota juara memang masih jauh. Tapi dia telah menemukan faktor X yang mungkin bisa terus mendorongnya maju hingga menjadi jawara dalam ajang ini.
“ Bapak saya memberi kepercayaan bahwa saya pasti bisa. Saya bangga ada di sini, mungkin ayah juga bangga saya ada di sini,” tutur Boby.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


