Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Selama puluhan tahun, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyalurkan gas bumi. Salah satunya untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Selama ini penggunaan gas bumi memberikan penghematan yang signifikan bagi penggunanya.
Seperti yang dirasakan Taviv Rahmadi Nasution, pemilik warung ayam penyet Akbari, di Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara. Setiap bulannya, ia dapat menghemat sekitar Rp 4,2 juta dengan menggunakan gas bumi dari PGN.
"Saya sejak 2009 menggunakan gas bumi dari PGN untuk memasak di warung. Jadi sudah sekitar 7 tahun lamanya pakai gas bumi. Alhamdulillah sampai sekarang lancar-lancar saja," ungkap Taviv ketika ditemui di warungnya, Kamis, 18 Februari 2016.
Dalam keterangan pers PGN, Taviv mengungkapkan, selain aman dan bersih, penggunaan gas bumi dari PGN memberikannya banyak keuntungan. Salah satunya dapat menghemat sekitar Rp 4,2 juta setiap bulan.
Penghematan ini dapat dilihat dari sebelumnya ia menggunakan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kg.
"Sebelumnya saya pakai LPG 12 kg. Pemakaian rata-rata 1,5 tabung per hari, jika hari Sabtu-Minggu kami memakai 2,5 tabung. Harganya mencapai Rp 150.000/tabung, permakaian kami per bulan bisa sampai 50 tabung, kira-kira biaya yang dikeluarkan untuk LPG Rp 7 juta setiap bulan," ungkapnya.
Namun, dengan menggunakan gas bumi dari PGN, ia hanya memakai gas sekitar 1.000 meter kubik, dan biaya yang harus dibayar hanya Rp 2,8 juta per bulan. Sehingga dengan beralih menggunakan gas bumi, dirinya dapat menghemat Rp 4,2 juta setiap bulannya.
"Kalau dihitung kasar, setiap bulan saya hemat Rp 4,2 juta dikali 12 bulan artinya setahun saya bisa hemat Rp 50,4 juta, sampai sekarang sudah 7 tahun jadi pelanggan PGN, artinya Rp 50,4 juta dikali 7 saya bisa hemat Rp 352,8 juta," tambahnya.
Apalagi kata Taviv, selain aman, bersih, dan efisien, pelayanan PGN terhadap pelanggannya sangat baik sekali.
"Jika ada keluhan ditelpon langsung direspon, sehingga kami sebagai pelanggan sangat senang sekali karena keluhan kami dapat langsung diatasi. Jadi selama pakai gas bumi, saya nggak takut meledak atau takut bocor," ujarnya.
Kepala Area PGN Medan Sabaruddin mengatakan, usaha ayam penyet Akbari merupakan contoh dari sekian banyaknya pengusaha kecil di Medan, yang merasakan manfaat dari aliran gas bumi PGN.
"Saat ini jumlah pelanggan komersil baik itu hotel, restoran, rumah makan, dan UKM di Medan mencapai 494 pelanggan, kami juga menyalurkan gas bumi ke 47 industri, dan sekitar 20.000 pelanggan rumah tangga. Panjang pipa gas di Medan untuk menyalurkan gas bumi ke pelanggan mencapai 657 kilometer (km). Kami terus berkomitmen untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakati," ungkap Sabaruddin.
Sementara secara nasional, hingga saat ini pelanggan PGN terus bertambah. Untuk rumah tangga lebih dari 107.690 pelanggan, untuk usaha komersial dan usaha kecil sudah lebih dari 1.857 pelanggan, dan untuk industri serta pembangkit listrik sudah lebih dari 1.529 pelanggan.
Sedangkan dari sisi infrastruktur, panjang pipa gas bumi PGN termasuk pipa transmisi open access dan distribusi total sekitar 6.971 km. Panjang pipa ini merepresentasikan 76% dari panjang pipa gas hilir yang ada di Indonesia.
Tahun lalu secara nasional PGN menyalurkan gas bumi sebanyak 1.586 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Ini setera dengan penggunaan 286.000 barel minyak per hari. Dengan penyaluran gas sebanyak 1.586 MMSCFD ini, potensi penghematan dari pemanfaatan gas yang dikelola PGN bagi nasional di 2015 sebesar Rp 88,03 triliun. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire