6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(Foto: Healty Media Cyber)
Dream - Masalah pada wajah dan rambut bisa saja muncul karena kebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Seorang ahli kecantikan, Narcis Jordan mengatakan tingkat kebersihan yang buruk dapat menyebababkan infeksi kulit dan rambut yang parah.
Kulit wajah yang kotor dapat menyebabkan kerusakan lebih parah lagi. Wajah pun butuh perawatan yang lebih intensif.
Sebelum memilih perawatan apa yang akan kamu pakai, perhatikan dahulu beberapa langkah di bawah ini, untuk mendapatkan kecantikan yang sempurna.
1. Hindari tidur tanpa menghapus riasan

Jangan menyepelekan wajah kotor sebelum tidur karena dapat berakibat pada kesehatan kulit wajah. Tidak peduli seberapa lelahnya, kamu harus menghapus make up agar tidak menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat. Serta menghindari penumpukan kulit mati yang membuat wajah berubah kusam.
Pakar kecantikan, Meghna Butani menyarankan untuk memakai remover untuk membersihkan wajah secara menyeluruh. Baru dilanjutkan dengan mencucinya menggunakan pembersih wajah. Selain itu, kamu bisa juga menggunakan produk perawatan bayi untuk menghapus riasan mata. Akhiri dengan mengoleskan krim malam.
2. Menyentuh wajah terlalu sering

Kesalahan umum yang paling sering kita lakukan tanpa sadar adalah menyentuh wajah sepanjang hari. Hal itu dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan minyak dari ujung jari ke wajah, sehingga menyebabkan jerawat.
Atasi hal tersebut dengan menjaga kebersihan tangan. Usahakan tangan kamu steril sebelum menyentuh wajah. Kebiasaan ini bisa menjadi pengingat agar tidak terlalu sering menyentuh wajah.
3. Singkirkan make up lama

Setelah dibuka, produk make up menjadi rentan terhadap kontiminasi dan juga menjadi sarang berkumpulnya bakteri. Make up yang telah lama dibuka dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi.
Lebih baik buang produk make up seperti maskara, eyeliner, foundation dan bedak padat yang telah digunakan lebih dari enam bulan.
4. Berhenti mencabuti bulu

Seorang Dermatologist, Aparna Santhanam mengaakan bahwa mencabuti alis menggunakan pinset berbahaya untuk wajah. Salah satunya dapat membuat penampilan terlihat aneh karena bentuk alis yang tidak sama.
Daripada mencabuti alis yang tidak rata, lebih disarankan untuk menggunakan sisir tipis untuk membentuk alis, lalu tambahkan gel khusus untuk membentuknya sesuai dengan keinginan kamu.
5. Kuas make up kotor

Banyak orang mengabaikan kebersihan brush yang digunakan untuk merias wajah. Padahla itu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan saat iritiasi bertambah parah, dapat menyebabkan mata terasa seperti terbakar. Sedangkan hasil riasan pun tidak akan terlihat mulus sempurna. Sebaiknya mencuci kuas make up seminggu sekali. Bersihkan dengan air dan sampo, lalu jemur di bawah panas matahari agar tidak meninggalkan lembab.
(Sah/Sumber: TimesofIndia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
