Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PT Bank CIMB Niaga Syariah Mencetak Laba Sebelum Pajak Sebesar Rp489 Miliar. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – PT CIMB Niaga Syariah membukukan laba sebelum pajak tahun 2017 cukup menggembirakan. Unit Usaha Syariah (UUS) PT CIMB Niaga Tbk itu mencatat keuntungan sebesar Rp489,7 miliar.
“ Naiknya 60,3 persen dari periode sebelumnya,” kata Syariah Banking Director PT Bank CIMB Niaga Tbk, Pandji P. Djajanegara, di Jakarta, Senin 26 Maret 2018.
Tahun 2016, CIMB Niaga Syariah mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp305,4 miliar.
Pandji mengatakan CIMB Niaga Syariah memiliki aset sebesar Rp23,3 triliun. Jumlahnya meningkat 85 persen dari tahun sebelumnya yang aset bank syariah mencapai Rp12,8 triliun. Peningkatan aset ini ditopang oleh dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran pembiayaan.
Sekadar informasi, CIMB Niaga Syariah membukukan pembiayaan sebesar Rp16,7 triliun pada 2017. Angka ini meningkat 63,5 persen dibandingkan dengan pembiayaan pada tahun sebelumnya sebesar Rp10,2 triliun.
![]()
“ Total DPK tahun 2017 (sebesar) Rp19,9 triliun dan tahun sebelumnya Rp10,6 triliun,” kata dia.
Meningkatnya aset perusahaan juga diimbangi dengan kualitas pembiayaan CIMB Niaga Syariah yang mengalami perbaikan. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financial (NPF) turun signifikan menjadi 0,9 persen dibanding tahun lalu sebesar 1,1 persen.
Hingga saat ini, CIMB Niaga Syariah masuk tercatat sebagai dalam Bank Umum Berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) 4 dengan modal inti paling sedikit sebesar Rp30 triliun.
" Kami akan terus melanjutkan keberhasilan melalui penerapan Dual Banking Leverage Model (DBLM) yang terbukti menjadi salah satu kunci pencapaian positif," kata Pandji.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya