Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sosialisasi Tax Amnesty. (Sumber: Antarafoto)
Dream – Pemerintah menargetkan bisa mengumpulkan dana Rp165 triliun dari tebusan tax amnesty. Namun nyatanya, angka yang tercapai hingga saat ini masih relatif kecil, jauh dari target tersebut.
Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Selasa 30 Agustus 2016, jumlah uang tebusan yang terkumpul baru Rp2,58 triliun. Realisasinya baru 1,6 persen dari target Rp165 triliun.
Uang tebusan Rp2,58 triliun ini terdiri atas uang tebusan objek pajak non Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp2,16 triliun dan objek pajak UMKM lebih kecil daripada uang tebusan objek pajak non UMKM, yaitu sebesar Rp156 miliar.
Selain itu, ada juga uang tebusan sebesar Rp7,14 miliar yang berasal dari badan UMKM dan Rp253 miliar dari badan non UMKM.
Sementara itu, komposisi harta yang tercatat hingga hari ini sebesar Rp124 triliun yang terdiri atas Rp97 triliun dari deklarasi dalam negeri, Rp9,41 triliun untuk dana repatriasi. Sementara itu, deklarasi luar negeri justru lebih kecil, hanya sebesar Rp17,5 triliun.
Sekadar informasi, pemerintah memberikan tiga periode amnesti pajak untuk para wajib pajak. Ketiganya memiliki nilai tarif yang berbeda. Untuk periode I yang berlangsung dari 1 Juli 2016-30 September 2016, nilai tarif pajaknya sebesar 2 persen untuk deklarasi dalam negeri dan 4 persen untuk deklarasi luar negeri.
Untuk peridoe II yang berlangsung dari 1 Oktober 2016-31 Desember 2016, tarifnya sebesar 3 persen untuk deklarasi dalam negeri dan 6 persen untuk deklarasi luar negeri. Periode III yang berlangsung tanggal 1 Januari 2017-31 Maret 2017, tarifnya sebesar 5 persen untuk deklarasi dalam negeri dan 10 persen untuk deklarasi luar negeri.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari