Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Produk Hijab Milik Pengusaha Lifestyle Malaysia, Noor Neelofa Mohd Noor. (Foto: The Star)
Dream – Bisnis gaya hidup mulai dilirik Malaysia. Permintaan produk fashion dan kosmetik yang meningkat telah melahirkan banyak wirausahawan di bidang gaya hidup (lifestyle) Malaysia. Mereka bahkan bersiap melenggang ke panggung internasional.
Keinginan para pengusaha baru itu semakin mulus setelah lembaga promosi dagang Malaysia, Malaysia External Trade Development Corp (Matrade) berkomitmen membantu dan mendorong pengusaha lifestlye untuk bisa mengembangkan sayap di dunia.
Direktur Lifestyle, Abu Bakar Yusof, mengaku segmen lifestyle Malaysia mempunyai potensi besar untuk dipromosikan ke dunia. Terlebih ketika saat ini fesyen Muslim dan kosmetik halal sedang naik daun.
“ Akhir-akhir ini, ekspor produk fesyen dan gaya hidup telah menggembirakan,” kata Yusof kepada Bernama dalam acara “ Asian Islam Fashion Week (AIFW) 2017” di Kuala Lumpur, Jakarta, dikutip dari The Star, Senin 3 April 2017.
Dia mengatakan Matrade melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan entrepreneur di bidang gaya hidup, seperti menggelar seminar dan lokakarya serta menggandeng eksportir. Lembaga ini juga membantu keuangan untuk sektor UKM lifestyle dalam bentuk e-voucher untuk penggantian kepada perusahaan.
Yusof mencatat Matrade memiliki 36 perusahaan dan 11 kantor pemasaran secara global, termasuk di Inggris, Perancis, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Australia, Amerika Serikat, dan India.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya