Ilustrasi
Dream - Afrika Selatan (Afsel) mencatat sejarah baru dalam industri keuangan syariah dunia. Negara yang pernah dipimpin Nelson Mandela ini menjadi negara Afrika pertama yang menerbitkan surat utang syariah (sukuk).
Sukuk Afrika Syariah ini menargetkan dana segar hingga US$ 500 juta dengan tenor 5,75 tahun. Sementara bagi hasil ditetapkan sebesar 3,9 persen per tahun.
Afsel berharap sukuk ini mampu menarik minat pembeli dari investor berkualitas Amerika Serikat (AS) dan ritel diluar AS. Sukuk Afsel akan dicatatkan di bursa saham Luxemburg (LuxSE).
" Suku ini merupakan transaksi signifikan bagi Afsel, pengembangan keuangan syriah di Afrika, dan pasar modal syariah dunia," kata konsultan dari Allen & Overy, Anzal Mohammed seperti dikutip dari laman Zawya, Jumat, 26 September 2014.
Konsultan dari perusahaan keuangan AS yang bermarkas di London Inggris, Sach Dave juga menilai penerbitkan Sukuk pertama Afsel ini telah menempatkan negara ini di jajaran elit penerbit sukuk dunia.
" Kami menunggu penerbitan surat utang lain dari Afrika untuk masuk ke pasar global," ungkap Sach Dave.
Advertisement

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir


Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury