Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Penjualan Siwak Selama Ramadan Meningkat. (Foto: Shutterstock)
`Pembersih gigi` ini digandrungi oleh orang Muslim selama bulan Puasa.
Dream – Di kalangan Muslim, siwak kerap digunakan untuk membersihkan gigi. Popularitas akar atau dahan pohon Salvadora persica ini menjadi sangat populer selama Ramadan.
Penjualannya bahkan melejit selama bulan Puasa. Saat Ramadan, banyak Muslim yang puasa menggunakan siwak untuk mencegah bau mulut dan menjaga kesehatan gigi.
Dikutip dari Arab News, Selasa 15 Mei 2018, pedagang di Riyadh, Mubarak Al Oraizi, memperkirakan penjualan siwak di Arab bisa melonjak hingga 300 persen.
Sementara vendor penyedia siwak, Aleem, mengaku bisa mengantongi 50 riyal-250 riyal (Rp187.018-Rp935.090) perhari dari penjualan siwak.
Siwak atau miswak ini kerap digunakan oleh negara-negara Asia dan Arab untuk membersihkan gigi. Menurut kajian dari Wrigley Company, ekstrak siwak berkhasiat 20 kali lebih efektif membunuh bakteri daripada mints biasa.
Ada juga kajian yang menyebut siwak lebih efektif untuk mengurangi plak gigi dan risiko gingivitis. Sebuah studi yang dilakukan oleh King Saud University menunjukkan siwak sama efektifnya dengan sikat dan pasta gigi untuk membersihkan gigi.
“Miswak punya banyak manfaat medis serta melawan plak, gusi bengkak, dan gusi berdarah,” tulis King Saud University. Kajian ini juga menyebut siwak bisa meningkatkan nafsu makan dan mengurangi kebiasaan merokok.