Indeks ISSI Menguat Saat Penutupan Perdagangan, Tapi, Kok, Indeks JII Melemah?
Dream - Indeks syariah bergerak berseberangan. Setelah kemarin sempat mencetak rekor, indeks bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan Rabu, 5 April 2017 di zona negatif.
Tekanan jual pada saham-saham unggulan syariah mampu ditahan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang bergerak menguat.
Pada penutupan perdagangan pertengahan pekan ini, ISSI yang sempat bergerak fluktuatif menutup perdagangan dengan menguat 0,532 poin (0,29%) ke level 183,951. ISSI yang dibuka menguat hanya bisa menyentuh level tertinggi di 184,951.
Sebaliknya, Indeks JII yang dibuka menguat di level 738,592 justru tak bisa melawan aksi jual investor. JII bergerak melemah dan menutup perdagangan dengan koreksi 0,331 poin (0,04%) ke level 734,735.
Volume transaksi perdagangan saham syariah berkurang di perdagangan hari ini namun menguat jika dilihat dari nilainya. Dengan 63,3 juta saham yang berpindahtangan, nilai transaksi ISSI mencapai Rp 4,4 triliun.
Pemodal asing yang tujuh hari perdagangan melancarkan aksi beli saham kini berbalik arah. Asing mencetak nett sell sebesar Rp 386 miliar.
Secara keseluruhan, laju indeks sektoral memang bergerak fluktuatif. Sektor industri dasar mencetak kenaikan paling tinggi sebesar 2,71 persen. Diikuti keuangan dan barang konsumsi yang naik masing-masing 0,71 persen dan 0,56 persen.
Sementara indeks sektor pertambangan yang kemarin meroket justru mengalami serangan jual. Indeks ini trun 0,81 persen, diikuti properti 0,40 persen dan perdagangan 0,05 persen.
Emiten keping biru syariah top gainer yang menjadi favorit investor adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp725, INTP Rp225, LPPF Rp150, INCO Rp30, dan KLBF Rp15.
Sebaliknya, emiten keping biru syariah top loser-nya adalah AKRA yang harga sahamnya turun Rp225, AALI Rp150, UNTR Rp150, INDF Rp100, dan PTBA Rp100.
Di pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat saat penutupan perdagangan. Kursnya naik 37 poin (0,28%) ke level Rp13.294 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar


Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai