Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Tokopedia Meluncurkan Layanan Pembelian Reksa Dana Syariah. (Foto: Tokopedia)
Dream – Tokopedia mempermudah masyarakat untuk berinvestasi syariah. Platform e-Commerce ini merilis layanan pembelian reksa dana syariah, Tokopedia Reksa Dana Syariah.
“ Tokopedia Reksa Dana Syariah diharapkan mampu mendorong semangat berinvestasi masyarakat,” kata VP Corporate Communication Tokopedia, Nuraini Razak, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 10 Mei 2019.
Nuraini menjelaskan layanan ini akan mempermudah masyarakat berinvestasi reksa dana melalui telepon genggam. Selain itu, reksa dananya telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Dewan Pengawas Syariah.
“ Pencairannya dapat langsung diterima investor pada transaksi,” kata dia.
Untuk meluncurkan layanan ini, Nuraini menggandeng Bareksa dan PT Mandiri Manajemen Investasi. Reksa dana syariah yang ditawarkan layanan tersebut adalah Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra—reksa dana yang dikelola oleh Mandiri Manajemen Investasi.
Nuraini mengatakan masyarakat bisa membeli reksa dana syariah ini mulai seharga Rp10 ribu. Pembayaran untuk transaksi reksa dana juga kini sangat mudah karena tersedia berbagai pilihan, mulai dari transfer bank, hingga menggunakan OVO Cash. Pencairannya bisa dilakukan pada hari yang sama dengan transaksi.
Pengguna Tokopedia bisa membeli reksa dana syariah dengan membuka akun di Tokopedia Reksa Dana.
“ Syaratnya harus melengkapi data dengan situs atau aplikasi Tokopedia untuk membuka akun di Bareksa,” kata dia.
Berdasarkan data Bareksa, pada Februari 2019, industri reksa dana syariah mencatatkan dana kelolaan Rp36,83 triliun atau meningkat 21,63 persen dibandingkan Februari 2018 yang mencapai Rp30,28 triliun. Kalau dibandingkan dengan industri secara keseluruhan, reksa dana syariah baru berkontribusi 7,07 persen dari industri reksa dana Indonesia dengan jumlah reksa dana sebanyak 134 produk.
Menurut data Bank Dunia, sekitar 226,2 juta jiwa, atau 87 persen dari 260 juta populasi di Indonesia memeluk agama Islam. Akan tetapi, nilai dana kelolaan reksa dana syariah di Indonesia yang setara US$2 miliar (Rp28,67 triliun).
Angka kelolaan ini menempatkan Indonesia sebagai negara urutan ketiga di dunia di bawah Malaysia yang punya dan kelolaan reksa dana syariah sebesar US$28,4 miliar (Rp407,18 triliun) pada 2017. Padahal, penduduknya hanya 31 juta jiwa.
Melihat ini, Founder dan CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, optimistis layanan pembelian reksa dana di Tokopedia bisa meningkatkan angka kelolaan reksa dana di industri reksa dana secara keseluruhan.
Sementara itu, Direktur Mandiri Manajemen Investasi, Endang Astharanti, mengatakan produk reksa dana syariah bisa memberikan nilai tambah yang cukup baik untuk investor. Rata-rata kinerja reksa dana syariah yang dikelola oleh Mandiri Manajemen Investasi lebih menarik dibandingkan dengan imbal hasil dari tabungan atau rata-rata deposito perbankan dengan kinerja historis 1 tahun di atas 5 persen.
“ Selain juga affordable (terjangkau) dan likuid karena tidak ada lock-out period seperti deposito. Jadi bisa dicairkan kapan saja dibutuhkan,” kata Endang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang