Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sulit Berkata "tidak" Ketika Ada Yang Meminta Tolong Di Kantor, Terlebih Yang Meminta Itu Atasan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream ada satu hal yang susah dilakukan ketika bekerja, yaitu berkata “ tidak”. Kata ini susah terlontar ketika teman kerja, apalagi atasan, meminta untuk melakukan sesuatu ketika pekerjaan sedang menumpuk.
Ada ketakutan dan menimbulkan dilema. Jika dilakukan, pekerjaan sendiri akan terbengkalai. Jika tidak dituruti, kamu akan dicap sebagai karyawan yang malas, sulit, egois, dan sebagainya.
Jadi, harus bagaimana dong?
Jangan khawatir. Pada dasarnya, kita bisa menolak permintaan itu ketika ada permintaan tolong dari seseorang.
Dilansir dari Hello Giggles, Rabu 30 Agustus 2017, ada tiga kondisi yang tepat untuk berkata “ tidak” di tempat kerja.
Pertama, saat tak punya waktu kosong. Semua orang suka dengan pegawai yang serba bisa. Tapi, menerima tugas tambahan ketika jadwal penuh itu sama saja dengan menciptakan musibah. Cobalah menolak permintaan ini dengan menjelaskan alasan dengan sopan. Atasan pasti akan memahaminya.
Kedua, ketika tak sesuai dengan pekerjaan. Alangkah penting untuk mengetahui seberapa pantas diri sendiri mengerjakan tugas tersebut. Jika mampu menggarapnya, silakan mengambil. Jika tidak, tidak apa-apa menolaknya dan menganjurkan orang lain yang lebih mampu mengerjakan tugas yang diberikan.
Ketiga, jika atasan atau kolega meminta kamu untuk melakukan sesuatu yang akan membahayakan etikaa—entah itu illegal atau tak bermoral, seperti menggelapkan dana perusahaan—tak apa-apa untuk berkata tidak.
“ Ada konsekuensi ketika hendak berkata tidak. Ini bisa terasa seperti lose-lose. Tapi, Anda sebaiknya tak mematuhi permintaan yang ilegal,” kata pakar karier, Lynn Taylor.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya