Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pimpinan Mengajari Karyawan Baru Tentang Pekerjaan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, pernah merasa awkward di perusahaan baru ketika pertama kali berkantor? Misalnya, ingin berbaur dengan karyawan lama, tapi agak gimana gitu.
Tak menyapa juga nanti dikira sombong. Selain menyapa, ada juga, lo, situasi yang membuat Anda merasa salah tingkah di perusahaan baru.
Yang pertama, memahami budaya perusahaan. Ini bisa membuat Sahabat Dream merasa canggung, misalnya memahami jam kerja, etiket rapat, membayar e-mail kantor, bahkan sampai dress code.
Ke dua, berkata tidak. Biasanya karyawan baru mengatakan “ ya”, “ tentu”, “ saya akan mengerjakannya”. Berkata “ ya” tak melulu baik untuk pekerjaan Anda. Ada kalanya untuk berkata tidak. Namun, karyawan baru sulit untuk mengatakan ini karena ingin memberikan citra baik kepada perusahaan.
Ke tiga, memberikan umpan balik kepada bos. Ada kalanya pimpinan bertanya kepada karyawan untuk suatu masalah untuk perusahaan dan tim, termasuk kepada karyawan baru. Nah, untuk newbie, perasaan awkward biasanya merayap ketika pimpinan meminta solusi.
Ke empat, mengakui tak bisa bekerja sendiri akan membuat Anda seolah-olah membuat kesan yang tidak baik. Begitu pula dengan bekerja sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain. Itu juga tidak baik.
Ke lima itu, “ membela diri”. Karyawan baru akan merasa canggung ketika menjelaskan sesuatu buruk yang menimpa diri kepada atasan. Contohnya, membela diri ketika ada yang mencopet Anda ke dalam bus.
Sumber: The Muse.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya