Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Arab Saudi Berencana Untuk Menerbitkan Sukuk Berdenominasi Riyal Dan Dolar AS Pada Tahun Ini.
Dream – Selain sukuk global, Arab Saudi juga berencana untuk menerbitkan surat utang syariah berdenominasi riyal untuk insitusi lokal tahun ini. Penerbitan instrumen keuangan syariah ini bertujuan untuk menggenjot pasar sukuk.
Dilansir dari Gulf Times, Jumat 10 Maret 2017, sumber Gulf Times mengatakan belum diketahui sukuk mana yang akan dirilis terlebih dahulu. Tapi, diperkirakan sukuk yang akan diterbitkan lebih dari US$500 juta (Rp6,69 triliun).
Pemerintah Arab Saudi bergabung dengan BUMN migas Arab Saudi, Aramco, saat ini memang dikabarkan akan menjual sukuk di pasar domestik untuk menghimpun dana segar. Sekadar informasi, Aramco menggandeng empat bank untuk menjual sukuk. Surat utang syariah Aramco ini akan dirilis pada Juni tahun ini.
Kementerian Keuangan Arab Saudi mengatakan penerbitan sukuk merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk menekan defisit anggaran dan memperbesar pasar utang dalam negeri.
Mayoritas saham bank-bank Arab Saudi terkoreksi karena penerbitan sukuk dalam negeri akan menguras likuiditas dari perbankan dalam negeri. Indeks Tadawul Bank merosot 0,8 persen setelah ada kabar pemerintah akan menerbitkan sukuk dalam negeri.
Negara eksportir minyak terbesar berencana untuk menggalang dana dari US$10 miliar-US$15 miliar (Rp133,89 triliun-Rp200,83 triliun) dari pasar obligasi global tahun 2017 dan 97 miliar riyal (Rp346,32 triliun) dari pasar obligasi dalam negeri.
Pada tahun 2016, enam sukuk yang dirilis oleh Arab Saudi menghimpun dana US$1,8 miliar (Rp24,1 triliun) dan lima di antaranya berdenominasi riyal.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
