3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Dream - Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping menyatakan komitmennya meningkatkan Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 270 triliun kepada Pemerintah Indonesia.
Komitmen ini disampaikan Xi Jinping saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sela KTT G-20 di Turki. BCSA biasanya digunakan sebuah negara untuk menjaga nilai tukar mata uang ketika terjadi fluktuasi.
“ Presiden Jokowi menyambut baik komitmen Pemerintah RRT untuk membantu sektor keuangan Indonesia melalui pendanaan bagi perbankan Indonesia dan liquidity support,” Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Selasa, 17 November 2015.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menjelaskan dana tersebut dapat digunakan untuk penguatan cadangan devisa dan bersifat stand by. Dana tersebut baru akan digunakan apabila Bank Indonesia merasa perlu, agar dapat memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Lebih lanjut, Ari menambahkan dalam kesempatan itu juga, Presiden Jokowi juga meminta dukungan Presiden Jinping agar pejabat Indonesia yang kompeten dapat masuk dalam manajemen puncak Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) serta keinginan Indonesia untuk menempatkan kantor regional pertama AIIB di Jakarta.
Sementara itu, terkait masalah global, Presiden Jokowi menyampaikan rencana Indonesia untuk mendorong reformasi arsitektur keuangan global di G20, seperti yang telah disampaikannya pada Konferensi Asia Afrika lalu.
“ Reformasi ini segera dibutuhkan untuk menciptakan keseimbangan pada sistem keuangan internasional antara negara maju dan negara berkembang,” terang Presiden Jokowi sebagaimana dikutip Ari.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini