Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
CEO Air Asia Tony Fernandes
Dream - Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Tony Fernandes mengaku sangat ingin agar perusahaan maskapai miliknya, bisa mendapatkan tambahan rute penerbangan terutama ke lokasi tujuan wisata.
“ Banyak tempat menarik di sini seperti Ambon, Raja Ampat, di Surabaya juga banyak, Malang, dan Sorong yang bisa dipromosikan,” ujar Tony seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Senin, 6 April 2015.
Untuk itu, Tony menyambangi Presiden Joko Widodo di Istana Negara, pekan lalu. Pada pertemuan tersebut, Tony berdiskusi dengan Jokowi mengenai industri penerbangan dan upaya peningkatan jumlah wisatawan di Indonesia, termasuk upaya mencapai target 20 juta wisatawan.
“ Jadi kita berbicara mengenai bagaimana kita dapat meningkatkan jumlah wisatawan dari 10 ke 20 juta. Menurut perkiraan saya, Indonesia dapat menjadi negara destinasi wisata di Asia Tenggara. 40 juta bukan sesuatu yang mustahil,” terang Tony.
Tony menilai, Indonesia adalah negara yang sangat menarik, bukan hanya Bali tapi banyak lagi tempat yang ingin dilihat masyarakat dunia. Karena itu, dalam pertemuan dengan Jokowi juga didiskusika mengenai masalah konektivitas.
“ Kita perlu menstimulasi wisatawan lokal, harus punya konektivitas yang bagus karena orang tidak hanya berkunjung ke Bali tapi dari Bali mereka akan ke Jogja, Solo, Labuan Bajo. jadi kita butuh penerbangan domestik dan juga konektivitas yang bagus,” papar Tony.
Bos AirAsia itu mengingatkan, bahwa Air Asia tidak hanya menjangkau tujuan wisata seperti Jakarta dan Bali. Ia menyebutkan, AirAsia sendiri sudah menjangkau Bandung, Surabaya, Medan.
“ Jadi kita bicara mengenai destinasi lainnya yang bisa mempunyai penerbangan langsung internasional dan hal-hal apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan itu. Kota seperti Labuan Bajo, Sorong, dan kota-kota semacam itu, tapi saya tidak mau mengatakannya sekarang karena pesaing saya akan mendengar semuanya,” papar Tony.
Mengenai penerbangan AirAsia rute Surabaya – Singapura yang ditutup pasca-kecelakaan beberapa bulan lalu, Tony mengakui hal itu sempat disinggung dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi.
“ Ya kita membicarakan itu. Menteri Pariwisata mengatakan wisatawan dari Singapura ke Surabaya berkurang 15% sejak AirAsia tidak terbang. Kami membicarakan itu, dan saya berharap kami bisa mendapatkan rute itu kembali,” pungkas Tony.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya